Sederetan Planet Paling Mengerikan yang Ada di Alam Semesta

Sederetan Planet Paling Mengerikan yang Ada di Alam Semesta

Sederetan Planet Paling Mengerikan yang Ada di Alam Semesta – Planet  atau bintang siarah (dari bahasa Yunani Kuno berarti “bintang pengelana”) adalah benda astronomi yang mengorbit sebuah bintang atau sisa bintang yang cukup besar untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir, dan telah “membersihkan” daerah sekitar orbitnya yang dipenuhi planetesimal.

Tahukah kamu, kalau Tata Surya memiliki banyak planet yang punya keunikannya masing-masing? Begitu pun dengan banyak planet lain yang berada di luar Tata Surya. Beberapa planet bahkan mungkin namanya tidak familier terdengar dan memiliki karakteristik alam yang berbeda-beda.

Nah, berikut ini adalah 5 planet yang dapat dikatakan lebih mengerikan daripada planet-planet yang ada di Tata Surya kita. Apa saja kelima planet tersebut? Yuk simak daftarnya berikut ini.

1. J1407B (Super-Saturnus)

Planet yang disebut sebagai J1407B ini dideskripsikan sebagai Saturnus Super. Planet ini terletak 434 juta tahun cahaya dari Bumi. Planet ini memiliki massa 40 kali lebih besar dari milik planet Jupiter, dan memiliki 37 cincin yang mengitari planet ini yang diperkirakan berukuran lebih dari 120 juta kilometer. Ini berarti, cincin dari J1407B ini berukuran dua ribu kali lebih besar dari cincin planet Saturnus.

2. HD 106906 b (Planet Raksasa yang Terasingkan)

Awalnya, para ilmuwan sudah memperkirakan planet sebesar dan sejauh HD 106906 b tidak akan pernah ada.

Namun, planet yang berukuran 11 kali lebih besar dari Jupiter ini ternyata ada dan berjarak 650 kali lebih jauh dari jarak Bumi ke Matahari.

3. TrES-2b (Planet Tergelap)

Planet gas raksasa ini disebut sebagai planet tergelap yang pernah ditemukan. Planet ini padahal tidak mengorbit terlalu jauh dari bintangnya, tetapi justru terlihat sangat gelap dan tak memantulkan cahaya sama sekali.

4. 55 Cancri e (Planet Berlian)

Planet ini terletak 40 juta tahun cahaya dari Bumi. Planet dibalut oleh berlian, bahkan berlian yang ada lebih banyak dari air dan granit.

Planet ini berukuran dua kali lebih besar ketimbang Bumi, dan memiliki massa delapan kali lebih banyak dari Bumi. Ini dikarenakan isi dari planet kebanyakan adalah berlian.

5. GJ1214b (Planet Uap Air)

Kebanyakan isi dari planet ini adalah air. Planet ini pertama kali ditemukan pada tahun 2009. Planet ini berukuran kurang lebih sama seperti Bumi, tetapi memiliki atmosfer uap air yang tebal karena jaraknya dengan bintang yang diorbit. Ditambah lagi isi planet ini yang kebanyakan adalah air.

Kata planet sudah lama ada dan memiliki hubungan sejarah, sains, mitologi, dan agama. Oleh peradaban kuno, planet dipandang sebagai sesuatu yang abadi atau perwakilan dewa. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan, pandangan manusia terhadap planet berubah.

Pada tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional (IAU) mengesahkan sebuah resolusi resmi yang mendefinisikan planet di Tata Surya. Definisi ini dipuji namun juga dikritik dan masih diperdebatkan oleh sejumlah ilmuwan karena tidak mencakup benda-benda bermassa planet yang ditentukan oleh tempat atau benda orbitnya.

Meski delapan benda planet yang ditemukan sebelum 1950 masih dianggap “planet” sesuai definisi modern, sejumlah benda angkasa seperti Ceres, Pallas, Juno, Vesta (masing-masing objek di sabuk asteroid Matahari), dan Pluto (objek trans-Neptunus yang pertama ditemukan) yang dulunya dianggap planet oleh komunitas ilmuwan sudah tidak dipermasalahkan lagi.