Rusia Jadi Negara Pertama yang Syuting Film di Luar Angkasa

Rusia Jadi Negara Pertama yang Syuting Film di Luar Angkasa

Rusia Jadi Negara Pertama yang Syuting Film di Luar Angkasa – Ada berita menarik dari Rusia. Negara ini akan membuat film pertama di luar angkasa. Nah, dalam rangka keperluan tersebut, aktris dan sutradara film pun diluncurkan ke luar angkasa hari ini.

Proyek ini pun menurut Dmitry Rogozin, kepala Badan Antariksa Rusia (Roscosmos) disebut dapat meningkatkan prestise program luar angkasa Rusia. Pada hari Selasa, 5 Oktober 2021, Yulia Peresild, seorang aktris cantik Rusia, terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk mulai membuat film pertama di luar angkasa.

Peresild dibawa oleh pesawat ruang angkasa Soyuz bersama dengan seorang sutradara bernama Klim Shipenko dan seorang kosmonot veteran bernama Anton Shkaplerov. Sebelumnya, AS telah mengabarkan akan membuat film di luar angkasa dengan aktor Tom Cruise. Tapi sepertinya Rusia telah mendahului rencana tersebut.

1. Misi yang sulit untuk sang aktris

Pesawat ruang angkasa yang digunakan untuk mengirim tiga kru dari Rusia itu adalah Soyuz MS-19. Mereka lepas landas dari fasilitas peluncuran luar angkasa Rusia di Baikonur, yang terletak di negara Kazakhstan pada pukul 13:55 waktu setempat.

Dilansir dari Associated Press, pejabat luar angkasa Rusia melaporkan bahwa kondisi kru tersebut baik-baik saja dan pesawat Soyuz telah mencapai orbit yang ditentukan. Semua sistem dalam pesawat ruang angkasa juga berjalan normal.

Sebelum peluncuran itu, dalam konferensi pers Yulia Peresild mengatakan bahwa pengambilan gambar di luar angkasa baginya adalah misi yang sulit.

Dia mengatakan “itu sulit secara psikologis, fisik dan moral. Tapi saya rasa begitu kami mencapai tujuan, semua tidak akan terlalu sulit dan kami akan mengingatnya dengan senyuman.”

Peresild adalah aktris cantik Rusia yang berusia 37 tahun. Dia harus menjalani latihan dengan disiplin yang ketat untuk beradaptasi seperti layaknya para kosmonot Rusia.

Putri Peresild yang bernama Anna mengatakan “Saya shock. Saya masih tidak bisa membayangkan ibu saya ada di luar sana,” ujarnya dalam siaran televisi setelah pesawat Soyuz meluncur membawa ibunya.

2. Misi selama 12 hari

Yulia Peresild akan melakukan pengambilan gambar untuk adegan di luar angkasa. Syuting dilakukan asli di luar angkasa dan dia memerankan sebagai seorang ahli bedah dalam film berjudul Challenge.

Kisah misi dalam film tersebut, Peresild akan melakukan penyelamatan anggota kru yang menderita sakit jantung di stasiun luar angkasa. Klim Shipenko yang jadi sutradara, juga akan menjadi cameo selama syuting.

Dilansir dari laman Al Jazeera, lamanya aktris dan sutradara Rusia itu melakukan pengambilan gambar akan dilakukan 12 hari. Setelah itu, mereka akan kembali lagi turun ke bumi, bersama dengan seorang kosmonot Rusia, Oleg Novitsky.

Novitsky adalah kosmonot yang di dalam film akan berperan sebagai orang diobati oleh Peresild.

Pengambilan gambar film Challenge kemudian akan dilanjutkan dan diselesaikan di bumi.

Shipenko mengatakan bahwa empat bulan persiapan untuk penerbangan ke stasiun luar angkasa adalah hal yang sulit. Dia juga menyadari bahwa syuting di luar angkasa tidak akan bisa lancar tapi dalam beberapa percobaan akan berjalan normal.

3. ‘Luar angkasa adalah tempat kami menjadi pionir’ kata jubir Kremlin

Perlombaan di luar angkasa antara AS dengan Rusia memiliki sejarah yang panjang. Rusia yang saat itu masih Uni Soviet, adalah lawan tanding yang tangguh bagi AS selama era Perang Dingin. Bahkan satelit pertama buatan manusia yang menembus angkasa dan mengorbit bumi adalah buatan Soviet.

Kini mereka kembali “bertanding” kembali di luar angkasa. AS telah berencana akan membuat film dengan aktor ganteng Tom Cruise. Namun sebelum itu terlaksana, Rusia telah lebih dulu mengirim Yulia Peresild. Cruise rencananya akan terbang dengan SpaceX milik Elon Musk.

Peresild sendiri dipilih setelah berkompetisi dengan sekitar 3.000 perempuan Rusia lain yang mendaftar untuk jadi pemeran dalam film tersebut.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa “Luar angkasa adalah tempat kami menjadi pionir dan kami masih mempertahankan keunggulan (rasa) percaya diri terlepas dari segalanya,” ujarnya dikutip Reuters.

Proyek pembuatan film dapat dibilang dibekingi oleh Dmitry Rogozin, kepala Roscosmos Rusia. Dia menggambarkan misi itu sebagai kesempatan untuk kembali memoles kejayaan antariksa bangsa.

Pada Selasa malam hari, kapsul yang membawa kru film Rusia dikabarkan telah melakukan docking dan mereka telah bergabung dengan kru astronot lain yang telah berada di ISS. Selanjutnya, mereka akan bekerja melakukan pengambilan gambar.

Mengutip Phys, aktris Yulia Peresild dan sutradara Klim Shipenko akan diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dengan pesawat luar angkasa Soyuz Rusia bersama-sama dengan kosmonot Anton Shkaplerov, veteran tiga misi luar angkasa.

Setelah 12 hari berada di ISS, rencananya Peresild dan Shipenko akan kembali ke Bumi dengan kosmonot Rusia lainnya. Para kru berencana untuk merekam segmen film baru berjudul ‘Challenge’. Film ini menceritakan seorang ahli bedah yang dipanggil untuk bergegas ke ISS untuk menyelamatkan seorang anggota kru yang menderita penyakit jantung.

Saat berbicara di konferensi pers di fasilitas peluncuran Rusia di Baikonus, Kazakhstan, Peresild mengakui bahwa pelatihan untuk misi ini melelahkan, tetapi merupakan kesempatan sekali seumur hidup. “Ini keajaiban, kesempatan yang luar biasa.

Kami bekerja sangat keras dan kami sangat lelah. Meski begitu kami tetap bersemangat dan tersenyum,” kata aktris berusia 37 tahun itu. Ia juga mengakui, jika pada awalnya merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan disiplin ketat dan tuntutan yang diperlukan selama pelatihan.