Prediksi Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Prediksi Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Prediksi Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan – Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi yang saat ini sedang kita tinggali bisa saja mengalami akhir kehidupan dalam jangka waktu yang cepat.

Planet ini berusia cukup tua, yakni 4,5 miliar tahun dengan gejolak dan peristiwa alam yang menghasilkan cikal bakal kehidupan pada 3,5 miliar tahun lalu. Mars terbukti menjadi planet yang “mati” akibat kehilangan medan magnetnya di zaman purba. Mungkin di masa depan, Bumi bisa mengalami hal yang sama dengan planet merah itu.

Tentu saja semua planet dan bintang di alam semesta ini akan mati. Namun, Dilansir dari Daftar Poker777 kapan itu terjadi? Well, ilmuwan hanya bisa melakukan kalkulasi dan prediksi mengenai kondisi Bumi di masa depan.

Namun, menurut studi dan penelitian, setidaknya ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan dan kematian Bumi. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin tidak disadari oleh banyak orang. Apa saja, ya? Yuk, disimak!

1. Polusi yang tak terkendali
Prediksi Ilmuwan, 5 Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Polusi jelas menjadi musuh bagi alam dan Bumi. Saking parahnya, ada 9 dari 10 orang di dunia ini menghirup udara yang tercemar polusi, dilansir Badan Kesehatan Dunia (WHO). Industri, kendaraan bermotor, sampah, limbah kimia, dan bahkan cahaya sudah menjadi sumber dari polusi (polutan) yang ada di seluruh dunia.

Lalu, bagaimana dampaknya terhadap Bumi? Ternyata, polusi dapat membunuh planet ini secara perlahan. Menurut National Geographic, polusi yang terdiri dari nitrogen oksida dan sulfur dioksida bisa bercampur dengan uap air. Hasilnya adalah hujan asam yang akan merusak dan membunuh tanaman atau hutan di seluruh dunia. Jika tanaman musnah, maka kehidupan biologis lainnya juga akan musnah.

2. Produk buatan manusia yang bisa menyebabkan penipisan lapisan ozon
Prediksi Ilmuwan, 5 Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Secara sederhana, ozon adalah lapisan gas yang melindungi Bumi dari berbagai macam radiasi dan panas dari area luar. Lapisan ozon tersebut terletak di bagian stratosfer, yakni lapisan kedua dari atmosfer Bumi. Sayangnya, lapisan ozon sedang mengalami penipisan dan itu diakibatkan oleh produk buatan manusia.

Seperti yang kita ketahui, penggunaan listrik yang tak dibatasi akan menghasilkan emisi karbon yang bisa merusak lapisan ozon. Namun, kabar baiknya adalah lapisan udara itu bisa memperbaiki dirinya sendiri. NASA melansir kabar bahwa lapisan ozon semakin membaik dalam beberapa tahun belakangan. Ditambah pandemik COVID-19, polusi berkurang dan berdampak baik terhadapnya.

3. Efek rumah kaca
Prediksi Ilmuwan, 5 Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Efek rumah kaca adalah sebuah istilah yang digunakan oleh ilmuwan untuk menggambarkan kondisi planet Bumi yang memerangkap atau mengurung panas dari Matahari. Laman British Geological Survey mencatat bahwa kegiatan antropogenik yang dilakukan manusia bisa berdampak besar bagi efek rumah kaca.

Aktivitas antropogenik adalah kegiatan yang berdampak pada kerusakan dan pencemaran alam. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut dalam kurun waktu yang lama, Bumi akan terus menyerap panas dan radiasi Matahari, sehingga suhu akan naik dan pada satu titik akan menyebabkan kematian bagi planet ini.

4. Perubahan posisi, orbit, dan kemiringan Bumi terhadap Matahari
Prediksi Ilmuwan, 5 Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Sebuah artikel sains yang diterbitkan dalam Discover Magazine pada 2021 mengungkap bahwa perubahan posisi dan pergerakan Bumi bisa mengubah cuaca atau iklim secara ekstrem. Contohnya ada pada bukti-bukti zaman es yang terjadi tiap beberapa juta tahun. Saat ini, sebagian ilmuwan percaya bahwa Bumi akan mengalami hal yang sama di masa depan.

Prinsipnya, jika Matahari mati, maka semua planet di tata surya kita juga akan mati, termasuk Bumi. Beruntungnya, ilmuwan meyakini bahwa Matahari masih bisa bertahan selama miliaran tahun ke depan, dilansir dalam laman Space.

5. Penyebab kerusakan alami yang bisa terjadi di masa depan
Prediksi Ilmuwan, 5 Penyebab Kerusakan dan Kematian Bumi di Masa Depan

Planet dan bintang tidak bersifat abadi. Mereka bisa hancur dan mati jika sudah tidak ada lagi energi yang dijadikan bahan bakar. Kematian Matahari, tabrakan objek angkasa, dan hilangnya medan magnet merupakan sebagian penyebab alami dari kematian sebuah planet, termasuk Bumi. Faktanya, perubahan medan magnet pada Bumi tengah terjadi saat ini.

Penyebab kerusakan dan kematian planet Bumi ternyata cukup beragam. Namun, untuk sebagiannya, kita masih bisa berkontribusi dalam menyelamatkan lingkungan. Nah, sebagai generasi muda, sebaiknya kita memang lebih peduli dengan lingkungan hidup agar Bumi juga tetap lestari, oke!