Polimenorea Adalah Kelainan Siklus Menstruasi

Polimenorea Adalah Kelainan Siklus Menstruasi

Polimenorea Adalah Kelainan Siklus Menstruasi – Pada beberapa kasus, polimenorea terjadi secara alami, tanpa ada gangguan kesehatan yang menyertai sebelumnya. Bisa saja, siklus menstruasi seseorang memang sejak awal lebih pendek dari 21 hari.

Perempuan yang mengalami polimenorea berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kesuburan. Polimenorea bisa membuat pengidapnya mengalami haid dua kali dalam sebulan. Beberapa wanita juga akan mengalami haid yang datang lebih cepat 10 hari dari waktu normalnya. .onversity.

Siklus menstruasi wanita yang normal adalah 21-35 hari. Jika jauh lebih cepat atau lebih lambat, maka hal ini bisa menandakan adanya gangguan pada organ reproduksi. Jika siklus menstruasi seorang wanita berlangsung kurang dari 21 hari, maka kondisi ini di sebut sebagai polimenorea.

berikut adalah penyebab kenapa wanita mengalami siklus polimenora.

1. Stres

Stres merupakan penyebab umum dari polimenorea dan kelainan menstruasi lainnya karena bisa memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Kondisi ini bisa membuat Anda haid dua kali dalam sebulan atau bahkan menunda haid hingga lebih dari dua atau tiga bulan.

Jika stres dapat dikendalikan, polimenorea pun bisa teratasi. Untuk mengatasi stres, Anda bisa melakukan teknik relaksasi, yoga, berolahraga, menggeluti hobi, atau menghabiskan waktu bersama teman. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter.

Polimenorea Adalah Kelainan Siklus Menstruasi

2. Perimenopause

Gangguan menstruasi seperti polimenorea juga dapat disebabkan oleh perimenopause, yakni kondisi menjelang menopause. Selain perubahan siklus menstruasi, perimenopause dapat menimbulkan gejala berupa hot flashes, perubahan suasana hati, perubahan berat badan, dan kelelahan.

Kondisi ini umumnya terjadi di usia 40-an, tapi beberapa wanita bisa mengalaminya sejak usia 30-an. Bantuan medis dapat membantu mengendalikan gejala perimenopause yang mengganggu.

3. Infeksi menular seksual

Infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore, dapat menyebabkan polimenorea. Selain itu, IMS juga bisa menimbulkan gejala berupa nyeri perut, keputihan abnormal, gatal di area vagina, sensasi terbakar saat buang air kecil, dan lainnya. Agen Live22

Jika tidak ditangani, IMS bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Oleh sebab itu, segera periksakan kondisi ini ke dokter. IMS biasanya diobati dengan menggunakan antibiotik.