Perbedaan Utama Antara Meteor & Komet yang Sangat Kontras

Perbedaan Utama Antara Meteor & Komet yang Sangat Kontras

Perbedaan Utama Antara Meteor & Komet yang Sangat Kontras – Meteor adalah penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi, lazim disebut sebagai bintang jatuh. Penampakan tersebut disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram (bukan oleh gesekan, sebagaimana anggapan umum sebelum ini) pada saat meteoroid memasuki atmosfer.

Meteor yang sangat terang, lebih terang daripada penampakan Planet Venus, dapat disebut sebagai bolide. Jika suatu meteoroid tidak habis terbakar dalam perjalanannya di atmosfer dan mencapai permukaan bumi, benda yang dihasilkan disebut meteorit. Meteor yang menabrak bumi atau objek lain dapat membentuk kawah tabrakan.

Luar angkasa menyimpan jutaan hingga miliaran objek menarik di dalamnya. Tak jarang, saking banyaknya, orang kerap kali bingung membedakan satu istilah dengan Agen IDN Poker77 yang lain. Contohnya adalah meteor dan komet, dua objek luar angkasa yang sering kali dianggap sama.

1. Beda meteor dan komet dari segi istilah
Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Utama Meteor dan Komet

Meskipun istilah komet dan meteor sangat umum disebutkan, ternyata masih banyak orang yang keliru akan pengertian dari kedua objek ini. Dilansir NASA, berikut pengertian dari komet dan meteor yang harus kamu tahu.

  • Komet adalah bola es kosmik yang mengorbit Matahari. Objek ini terdiri dari gas beku, debu, dan batuan sisa pembentukan planet.
  • Meteor ialah batuan kosmik meteorit yang memasuki atmosfer Bumi. Komposisinya hanya terdiri dari batuan sisa pembentukan planet yang kaya akan silikon dan oksigen.
2. Perbedaan asal muasal komet dan meteor
Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Utama Meteor dan Komet

Meteor dan komet memiliki asal muasal yang berbeda. Sejatinya, meteor adalah meteorit yang telah memasuki atmosfer Bumi. Nah, meteorit ini bisa berasal dari asteroid, bulan, maupun planet lain di tata surya.

Lain halnya dengan komet. Objek kosmik ini murni berasal dari suatu tempat di luar tata surya yang dinamakan Awan Oort. Selain itu, NASA mengungkap bahwa komet juga berasal dari sekitar wilayah orbit Neptunus, yakni Sabuk Kuiper.

3. Keduanya memiliki julukan yang berbeda
Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Utama Meteor dan Komet

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, meteor ialah meteorit yang memasuki atmosfer Bumi. Objek ini populer disebut “bintang jatuh” oleh masyarakat awam. Berbeda dengan komet, benda langit tersebut dikenal sebagai “bintang berekor”. Ini karena ketika komet bergerak mendekati Matahari, partikel-partikel penyusunnya akan menguap dan membentang menyerupai ekor.

4. Tak seperti meteor, komet hampir tak pernah memasuki Bumi
Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Utama Meteor dan Komet

Meteor memiliki frekuensi yang tinggi untuk memasuki atmosfer Bumi. Space melansir bahwa ada sekitar puluhan ribu meteor yang jatuh ke Bumi setiap tahunnya. Kebanyakan dari mereka habis terbakar di atmosfer selama perjalanan menuju Bumi.

Hal ini berbanding terbalik dengan komet yang tercatat hampir tidak pernah memasuki atmosfer Bumi. Walaupun ada fakta yang menyebutkannya, itu terjadi berjuta-juta tahun lalu, seperti yang dilansir National Geographic. Benda langit tersebut biasanya hanya lewat di sekitar orbit Bumi sehingga dapat diamati oleh manusia.

5. Keduanya memiliki orbit yang berbeda
Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Utama Meteor dan Komet

NASA mengungkap bahwa komet membutuhkan waktu sekitar tiga puluh juta tahun untuk melakukan sekali orbit penuh terhadap Matahari. Sementara itu, meteorit, meteor yang masih berada di angkasa, hanya sekitar tiga hingga enam tahun saja.

Lintasan orbit kedua objek ini pun berbeda. Meteorit mengorbit Matahari pada wilayah lintasan Sabuk Asteroid, sedangkan komet memiliki lintasannya sendiri yang berbeda dengan lintasan orbit planet, yakni membentuk elips.

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk lonjong, parabolis, atau hiperbolis. Istilah “komet” berasal dari bahasa Yunani, kometes (κομήτης) yang berarti “rambut panjang”.

Istilah lainnya adalah bintang berekor yang tidak tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang. Orang Jawa menyebutnya sebagai lintang kemukus karena memiliki ekor mirip ‘kukus’ atau berdebu. Di samping itu, ekornya juga mirip buah kemukus yang dikeringkan.