NASA Menemukan Galaksi “Godzilla” Kian Besar dari Bima Sakti

NASA Menemukan Galaksi “Godzilla” Kian Besar dari Bima Sakti

NASA Menemukan Galaksi “Godzilla” Kian Besar dari Bima Sakti – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat adalah badan independen Pemerintah Federal AS yang bertanggung jawab atas program luar angkasa sipil, serta penelitian aeronautika dan luar angkasa. Di alam semesta ini terdapat ratusan miliaran galaksi yang menjadi rumah para bintang dan planet.

Godzilla Galaxy adalah galaksi terbesar di seluruh jagat raya. Jaraknya sekitar 463.000 tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini memiliki ukuran 2,5 kali lebih besar dari Bima Sakti, serta memiliki jumlah bintang 10 kali lebih banyak.

Baru-baru ini, Dilansir dari Daftar Live22 NASA mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah galaksi yang ukurannya sangatlah besar. Mereka menyebutnya Galaksi “Godzilla”. Dilansir dari berbagai sumber, berikut hal-hal seputar galaksi raksasa ini!

1. Diobservasi Lewat Teleskop Hubble

Teleskop luar angkasa Hubble (sering disebut sebagai HST atau Hubble) adalah sebuah teleskop luar angkasa yang diluncurkan ke orbit bumi rendah pada tahun 1990 dan masih beroperasi.

Teleskop Hubble adalah teleskop luar angkasa yang berada pada orbit bumi. Teleskop ini diluncurkan pertama kali pada 24 April 1990 dan telah menemukan banyak objek luar angkasa baru. Menjelang dekade keempat, teleskop ini berhasil menemukan sebuah galaksi yang dinamakan Galaksi “Godzilla”.

2. Nama resminya UGC 2885

UGC 2885 adalah galaksi spiral berjeruji besar jenis SAc di rasi Perseus. Itu adalah 232 juta tahun cahaya dari Bumi dan berukuran 463.000 tahun, menjadikannya salah satu galaksi spiral terbesar yang diketahui.

Galaksi ini diobservasi oleh Benne Holwerda, seorang astronom yang berasal Universitas Louisville. Setiap galaksi atau objek luar angkasa lain pasti punya nama resmi. Mereka pun menamainya dengan Galaksi UGC 2885.

3. Diberi nama Galaksi Rubin, sesuai penemunya

UGC 2885 pertama kali ditemukan dan diteliti oleh Vera Rubin, seorang astronom Amerika yang memelopori pekerjaan pada tingkat rotasi galaksi. I a menemukan galaksi ini di konstelasi (rasi bintang) Perseus pada tahun 1980 lalu.

Penelitian saya sebagian besar diilhami oleh karya Vera Rubin pada tahun 1980 tentang ukuran galaksi ini,” kata Benne Holwerda dalam pernyataannya.

Ia terinspirasi oleh Vera Rubin dalam melakukan observasi ini. Oleh karena itu, julukan Galaksi Rubin menjadi tribute untuk Vera Rubin.

4. Berjarak 232 tahun cahaya dari bumi

Satuan yang digunakan untuk mengukur jarak antar objek luar angkasa tidak lagi menggunakan kilometer atau mil, tetapi menggunakan tahun cahaya. Tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu tertentu. Sebagai contoh, cahaya matahari perlu 8 menit untuk menuju bumi. Padahal, cahaya merupakan objek dengan kecepatan paling tinggi.

Jarak bumi dengan Galaksi Godzilla adalah 232 juta tahun cahaya. Sekarang bayangkan bagaimana jauhnya galaksi tersebut dengan bumi kita. Itu sangat sangat sangat sangatlah jauh. Ada yang tertarik pergi ke sana?

5. Galaksi Godzilla 2,5 kali lebih luas ketimbang Galaksi Bima Sakti

Galaksi Bima Sakti mempunyai diameter yang cukup luas, yaitu 105.700 tahun cahaya. Namun, itu tidaklah begitu besar dibandingkan Galaksi Godzilla yang diameternya mencapai 2,5 kali lebih luas dibanding galaksi kita tinggal saat ini. Julukan “Godzilla” seperti cocok dengan besarnya galaksi ini.

Dilansir dari laman NASA , Galaksi Godzilla juga disebut “raksasa lembut” oleh para peneliti karena meskipun ukurannya yang besar, galaksi Godzilla adalah yang tenang. Tampaknya galaksi ini tenang seolah-olah ia duduk tenang selama miliaran tahun.

6. Mengandung bintang 10 kali lebih banyak ketimbang Galaksi Bima Sakti

Jumlah bintang di Galaksi Bima Sakti mencapai 200-400 miliar. Artinya, ada sekitar 400 miliar benda seperti matahari kita di Galaksi Bima Sakti. Galaksi tetangga, yaitu Andromeda mempunyai 1 triliun bintang. Namun, itu semua kalah dengan Galaksi Godzilla yang diperkirakan memiliki 10 kali bintang lebih banyak ketimbang Galaksi Bima Sakti.

7. Kemungkinan “memakan” galaksi-galaksi lain

Menurut laman NASA , Galaksi Godzilla kemungkinan “memakan” galaksi lainnya.