Inilah Hal yang Menakjubkan Tentang Bintang di Alam Semesta

Inilah Hal yang Menakjubkan Tentang Bintang di Alam Semesta

Inilah Hal yang Menakjubkan Tentang Bintang di Alam Semesta – Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya yang disebabkan oleh reaksi fusi nuklir yang menghasilkan energi yang terjadi intinya. Jika malam sedang cerah, kamu bisa melihat hamparan cahaya bintang di langit yang jumlahnya nyaris mustahil untuk dihitung.

Perlu diperhatikan bahwa ‘bintang semu’ bukanlah bintang, tetapi planet yang memantulkan cahaya dari bintang lain dan terlihat bercahaya di langit seperti sebuah bintang. Sejak zaman dulu, keberadaan bintang-bintang tertentu bahkan dijadikan pedoman dalam menentukan arah (navigasi).

Bintang juga dijadikan simbol atau hal-hal yang berkaitan dengan ramalan dalam budaya manusia kuno. Nah, Dilansir dari Daftar Poker777 sebetulnya apa, sih, bintang itu? Berapa jumlahnya di alam semesta? Mengapa mereka dapat mengeluarkan cahaya yang begitu indah? Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini rupanya butuh jawaban sains yang berbobot, lho. Penasaran, kan? Yuk, disimak!

1. Bintang terbuat dari hidrogen dan helium
Penyuka Sains Wajib Tahu! 5 Hal Unik tentang Bintang di Alam Semesta

Bintang itu sebenarnya apa, sih? Apakah hanya sebongkah batuan raksasa yang mampu bercahaya dengan sendirinya? Faktanya, menjelaskan tentang bintang akan bersinggungan dengan awal mula pembentukan bintang. Yup, menurut National Geographic, bintang bisa diartikan sebagai objek angkasa yang sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium.

Bintang terdekat dengan Bumi adalah Matahari. Bintang Matahari adalah bintang yang terus menerus mengalami reaksi fusi. Adapun, reaksi nuklir ini mampu mengubah hidrogen menjadi atom helium. Itu sebabnya, sinar dan panas Matahari juga menghasilkan radiasi yang merusak bernama radiasi kosmik (hampir semua bintang menghasilkan radiasi kosmik). Beruntung, Bumi punya pelindung alami, yakni atmosfer dan medan magnet.

2. Mitos mengenai cahaya bintang
Penyuka Sains Wajib Tahu! 5 Hal Unik tentang Bintang di Alam Semesta

Salah satu mitos atau anggapan salah mengenai bintang adalah cahaya yang dihasilkannya. Banyak orang beranggapan bahwa cahaya bintang yang terlihat dari Bumi merupakan cahaya yang dikeluarkan oleh bintang secara langsung. Padahal, bukan seperti itu cara kerja cahaya di alam semesta.

Karena punya laju rambat (kecepatan), cahaya bintang pun membutuhkan waktu untuk sampai ke Bumi. Jika bintang berjarak seribu tahun cahaya dari Bumi, cahayanya akan sampai ke Bumi pada seribu tahun yang akan datang. So, melihat cahaya bintang saat ini, berarti kita melihat bintang purba yang memancarkan cahayanya pada ribuan atau jutaan tahun lalu.

3. Bintang itu lahir dan mati
Penyuka Sains Wajib Tahu! 5 Hal Unik tentang Bintang di Alam Semesta

Bintang juga mengalami proses alami dan sifatnya tidak abadi. Ya, bintang pun bisa lahir dan mati. NASA dalam lamannya menjelaskan bahwa bintang terbentuk dari awan dan debu yang tersebar di berbagai penjuru alam semesta. Debu dan awan yang memiliki gravitasi akan terkonsentrasi pada satu titik dan membentuk objek besar dengan pusat yang sangat panas.

Nah, lalu bagaimana proses kematian bintang? Seperti dijelaskan dalam Science Focus, bintang dapat mati akibat kehabisan bahan bakar nuklirnya yang selama ini menjadi energi bagi kehidupan bintang. Biasanya, bintang mati akan meledak sebagai supernova dan hanya menyisakan partikel-partikel neutron atau bahkan lubang hitam (black hole).

4. Jumlah bintang dalam wilayah yang sudah diamati oleh manusia
Penyuka Sains Wajib Tahu! 5 Hal Unik tentang Bintang di Alam Semesta

Sungguh pekerjaan yang amat sulit untuk menentukan jumlah bintang secara angka. Pasalnya, mustahil menghitung bintang yang ada di seluruh alam semesta karena jumlahnya nyaris tanpa batas. Namun, setidaknya, ilmuwan dan kalangan akademisi memiliki patokan atau standar perkiraan mengenai jumlah bintang di galaksi.

Nah, jika estimasi 10 triliun galaksi itu benar, angka rata-rata jumlah bintang di alam semesta bisa mencapai 1 septiliun alias sepuluh pangkat 24. Itu baru perkiraan minimal dan belum memasukkan jumlah planet yang diprediksi lebih banyak dari jumlah bintang. Itu sebabnya, nyaris mustahil menghitung jumlah bintang di alam semesta karena memang mereka nyaris tak terbatas.

5. Rasi bintang sudah dikenal sejak zaman dulu
Penyuka Sains Wajib Tahu! 5 Hal Unik tentang Bintang di Alam Semesta

Dicatat dalam Lunar and Planetary Institute, rasi bintang bisa diartikan sebagai sekelompok bintang yang membentuk pola tertentu. Biasanya, pola-pola tersebut didasarkan pada bentuk tertentu sesuai dengan letak dan ketinggiannya dari Bumi. Ada 88 rasi bintang yang sudah diklasifikasikan, termasuk di dalamnya dua belas rasi zodiak yang nama-namanya sudah sangat melegenda.

Menurut sejarahnya, astronom asal Yunani sudah meneliti rasi bintang sejak awal abad ke-5 Masehi. Itu artinya, sejak dulu, penduduk Yunani kuno sudah memahami rasi bintang dan menggunakannya untuk berbagai keperluan, misalnya navigasi. Awalnya, rasi bintang yang diamati tersebut ditandai sebagai kelompok bintang paling terang dan nama dewa-dewi diberikan pada bintang-bintang tersebut.

Beberapa hal unik tentang bintang di alam semesta sudah kamu ketahui. Ternyata, memahami keberadaan bintang di langit tidak sesederhana yang dibayangkan, bukan? Nah, semoga artikel kali ini bisa menambah pengetahuan kamu, ya!