Inilah Fakta Tentang Bulan yang Terbesar di Tata Surya

Inilah Fakta Tentang Bulan yang Terbesar di Tata Surya

Inilah Fakta Tentang Bulan yang Terbesar di Tata Surya – Ganimede adalah satelit alami planet Jupiter dan merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya. Ganimede adalah satelit terbesar ketujuh di Tata Surya dan satelit Galileo ketiga dari Jupiter. Satelit ini mengitari planetnya selama tujuh hari. Ganimede turut serta dalam resonansi orbit 1:2:4 dengan satelit Europa dan Io.

Satelit ini lebih besar diameternya dibanding planet Merkurius, namun massanya hanya sekitar setengahnya. Satelit ini sebagian besar terdiri dari batu silikat dan es air. Ganymede. Kata-kata itu pasti asing terdengar di telingamu. Menariknya, kata itu ternyata merujuk kepada satu benda langit yang sangat besar dan bisa dikatakan setara dengan planet, namun bukan planet.

Yes, Ganymede merupakan bulan terbesar di tata surya kita. Seperti apakah bulan itu? Berikut ini penjabarannya.

1. Hanya 2,4 kali lipat lebih kecil dari bumi
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

NASA memiliki data yang cukup lengkap terkait Ganymede, bulan milik Jupiter ini. Diameter benda langit ini kurang lebih berukuran 4.800 km atau 87 juta km persegi.

Volumenya kurang lebih 76 juta km kubik dan punya massa sekitar 148 ratus ribu kuadriliun kilogram. Secara keseluruhan, ukurannya 2,4 kali lipat lebih kecil dari bumi, menjadikannya sebagai benda langit terbesar ke sembilan di tata surya kita, mengalahkan planet Mercury.

2. Ditemukan oleh Galileo Galilei
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

Ganymede sendiri ditemukan pertama kali pada 7 Januari 1610 oleh Galileo Galilei. Itu menjadi penemuan Galileo pertama terkait bulan yang mengorbit di planet lain beserta tiga bulan Jupiter lainnya: Europa, Io, dan Callisto. Sebagai penghargaan terhadap Galileo, area terbesar di Ganymede sekaligus yang menjadi sisi gelap itu diberikan nama Galileo Regio.

3. Nama Ganymede datang dari mitologi Yunani
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

Nama Ganymede disarankan oleh astronomer Jerman, Simon Marius, untuk menggunakan nama figur mitologi Yunani. Akan tetapi ide nama bulan-bulan tersebut baru digunakan 200 tahun kemudian.

Selama belum diberi nama masing-masing, para astronomer menyebutnya sebagai satelit Galileo dan hanya diberi julukan angka. Untuk Ganymede, dulunya bulan ini dipanggil Jupiter III. Nama Ganymede sendiri merupakan nama anak Tros, raja Troy, yang luar biasa cantik sampai diculik Zeus.

4. Satu-satunya bulan yang punya medan gaya
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

Diakui hanya Ganymede-lah yang punya medan gaya ketimbang bulan yang lain. NASA menjelaskan medan gaya ini menimbulkan aurora di langit kutub utara dan kutub selatan Ganymede dan berwarna-warni. Saat medan gaya itu berubah, maka aurora di sana juga turut berubah.

5. Terdiri dari 3 lapisan
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

NASA menuliskan Ganymede memiliki tiga lapisan utama. Lapisan pertama, lapisan inti, adalah logam besi yang menimbulkan medan gaya. Lapisan kedua, lapisan mantel, yaitu lapisan batu dan lapisan kedua ini menyelimuti lapisan pertama.

Lalu yang terakhir lapisan ketiga, lapisan paling luar merupakan material es dengan campuran batu-batuan. Ketebalannya tidak main-main. Ia bisa mencapai 800 km.

6. Terdapat laut air asin bawah tanah
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

Menggunakan alat bernama Hubble Space Telescope, NASA melihat Ganymede memiliki air bawah tanah. Tidak sekadar sungai atau aliran kecil lainnya. Air bawah tanah itu merupakan lautan dan NASA menebak itu lautan merupakan kumpulan air asin.

Hal itu bisa tampak dengan cara mengamati aurora yang ada di bulan tersebut dan melihat proses pembentukannya mengingat medan gaya sendiri bisa muncul berkat kehadiran air garam. Diperkirakan permukaan Ganymede pun terbentuk akibat air bawah tanah ini yang berhasil keluar

7. Atmosfer Ganymede merupakan oksigen
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

Satu fakta yang tidak banyak diketahui orang adalah atmosfer Ganymede merupakan kumpulan oksigen. Itu mirip dengan bumi. Hanya saja atmosfer bumi tidak sekadar oksigen saja, tetapi juga Nitrogen.

Dari sini kamu pasti membayangkan manusia dapat hidup Ganymede. Kenyataannya tidak. Atmosfer oksigen di sana sangat tipis dan itu membuat kadar oksigennya tak cukup untuk membuat seseorang mampu bernapas dengan lega.

8. Sempat didaftarkan menjadi planet
Ganymede, 8 Fakta Bulan Terbesar di Tata Surya

Pada saat pertama-tama penemuan Ganymede, para ahli berencana memasukkan bulan ini sebagai planet karena ukurannya yang besar. Namun rencana itu diganti setelah melihat orbitnya. Orbit Ganymede tidak berpusat pada matahari, melainkan kepada planet Jupiter. Dari sini para astronomi sepakat memasukkan Ganymede sebagai bulan.