Fakta Cahaya Zodiak yang Muncul Setelah Senja atau Fajar

Fakta Cahaya Zodiak yang Muncul Setelah Senja atau Fajar

Fakta Cahaya Zodiak yang Muncul Setelah Senja atau Fajar – Cahaya Zodiak  (juga disebut fajar palsu ketika dilihat sebelum matahari terbit) adalah cahaya  putih samar-samar, menyebar, dan kasar berbentuk segitiga yang terlihat di langit malam dan tampak meluas dari arah Matahari dan sepanjang zodiak, yang mengangkangi ekliptika.

Cahaya zodiak adalah cahaya terlihat di tempat gelap seperti pita cahaya yang tipis. Itulah cahaya matahari yang dipantulkan oleh zat antar planet. Zat antar planet adalah gas dan debu yang berada diantara planet-planet. Jika biasanya zodiak merujuk pada horoskop yang berkaitan dengan ramalan tertentu, lain halnya dengan cahaya zodiak.

Ini merupakan fenomena tata surya yang ditandai dengan kumpulan idn poker ios cahaya  menakjubkan. Fenomena ini tergolong jarang terjadi, lho! Cahaya zodiak sering muncul setelah senja atau menjelang fajar. Namun, ia hanya terjadi di waktu-waktu tertentu.

1. Tercipta dari debu kosmik antar planet
5 Fakta Cahaya Zodiak, Fenomena Tata Surya  di Kala Fajar dan Senja

Dilansir EarthSky, cahaya zodiak terjadi karena refleksi sinar matahari pada debu-debu kosmik yang tersebar di bidang ekliptika tata surya. Butiran debu tersebut merupakan sisa pembentukan komet dan planet yang “berceceran” di jalur orbit sejak 4,5 miliar tahun lalu.

Maka dari itu, cahaya zodiak diklasifikasikan sebagai fenomena tata surya. Ini karena debu-debu kosmik yang membentuknya tersebar di tata surya, bukan atmosfer bumi.

2. Dikenal pula dengan sebutan fajar palsu atau fajar kadzib
5 Fakta Cahaya Zodiak, Fenomena Tata Surya  di Kala Fajar dan Senja

Ketika musim gugur tiba, cahaya zodiak akan tampak di belahan Bumi bagian barat sebelum matahari terbit. Cahaya putih berbentuk piramida samar yang tampak seperti ekor serigala akan terlihat memanjang dari cakrawala barat ke arah khatulistiwa.

Fenomena cahaya zodiak sebelum fajar sering disebut sebagai fajar palsu atau fajar kadzib. Cahaya tersebut akan bertahan sekitar beberapa menit hingga beberapa jam sebelum akhirnya kembali gelap dan fajar sesungguhnya tiba.

3. Disebut senja palsu di Bumi belahan timur
5 Fakta Cahaya Zodiak, Fenomena Tata Surya  di Kala Fajar dan Senja

Jika di Bumi bagian barat cahaya zodiak terlihat sebelum fajar, lain halnya dengan Bumi bagian timur. Area tersebut baru bisa melihat fenomena ini selepas senja. Lebih tepatnya lagi, saat musim semi berlangsung.

Sama seperti fajar palsu, cahaya zodiak setelah matahari tenggelam ini disebut juga sebagai senja palsu. Cahaya putih samar akan menyebar dari cakrawala timur ke arah khatulistiwa. Wah, menakjubkan!

4. Cahaya zodiak dalam perspektif Islam
5 Fakta Cahaya Zodiak, Fenomena Tata Surya  di Kala Fajar dan Senja

Cahaya zodiak sebelum matahari terbit yang dikenal sebagai fajar kadzib ternyata berhubungan erat dengan umat Islam. Fajar kadzib disebut dalam sebuah hadis yang berbunyi:

“Fajar itu ada dua, pertama fajar (shodiq) yang haram saat itu makanan dan halal salat (subuh), dan fajar yang lain (kadzib) haram salat (subuh) dan halal makanan.” – HR Ibnu Khuzaimah 1/52/2, Al-Hakim 1/425 dan disahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah 2/314.

Fajar kadzib atau fajar palsu sempat membuat para ulama keliru terhadap penetapan waktu salat subuh. Namun, hal tersebut sudah mendapatkan titik terang karena ini bukanlah fajar sesungguhnya, melainkan hanya fenomena tata surya. Sementara, fajar penentu waktu salat subuh adalah fajar shodiq yang terjadi ketika cahaya matahari menyebar ke utara dan selatan, bukan dari timur ke atas khatulistiwa.

5. Teramati dengan jelas di tempat yang minim cahaya
5 Fakta Cahaya Zodiak, Fenomena Tata Surya  di Kala Fajar dan Senja

Untuk mengamati cahaya zodiak dengan jelas, kamu harus berada di tempat yang minim polusi cahaya. Kamu akan sulit mengamatinya di area perkotaan yang dipenuhi oleh lampu.

Daerah pesisir pantai, dataran rendah, hingga pegunungan menjadi spot  terbaik pengamatan fenomena-fenomena langit. Tidak hanya cahaya zodiak, kamu juga akan menemukan banyak pemandangan indah lainnya, seperti bentangan galaksi Bimasakti.

Kecerahan cahaya zodiak berkurang dengan jarak dari Matahari. Di langit malam yang gelap secara alami, cahaya terlihat sebagai pita di sepanjang zodiak, benar-benar mengangkangi ekliptika.

Faktanya, cahaya zodiak menjangkau seluruh langit dan sebagian besar berkontribusi pada total cahaya alami di langit malam yang cerah dan tanpa bulan. Fenomena lain – cahaya oval yang samar tapi sedikit lebih terang – berhadapan langsung Matahari adalah gegenschein.dll, yang disebabkan berceceran sinar matahari.