Deretan Peristiwa Langit yang Akan Terjadi di Bulan Juli’21

Deretan Peristiwa Langit yang Akan Terjadi di Bulan Juli’21

Deretan Peristiwa Langit yang Akan Terjadi di Bulan Juli’21 – Sebuah acara langit adalah astronomi fenomena menarik yang melibatkan satu atau lebih benda-benda langit . Beberapa contoh peristiwa langit adalah fase siklus  dari bulan , matahari dan gerhana bulan , transit dan okultasi , planet oposisi dan konjungsi , meteor shower , dan komet flybys, solstices dan ekuinoks.

Pada Juni 2021, para pencinta astronomi telah disuguhkan dengan berbagai fenomena langit, seperti pertemuan beberapa planet hingga hujan meteor. Salah satu yang paling berkesan adalah gerhana matahari cincin pada 10 Juni. Sayangnya, Indonesia tidak dapat melihat fenomena ini.

Tidak perlu berkecil hati, langit malam di bulan Juli pun tidak kalah meriah. Selain konjungsi planet, akan ada komet yang login idn poker88 melintas dan dua hujan meteor dalam dua hari berdekatan! Siapkan teleskop dan kameramu, inilah 8 peristiwa langit yang harus kamu antisipasi di bulan ke-7 2021.

1. Pada 5 Juli, terjadi elongasi barat maksimum pada Merkurius
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Melansir Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), pada 5 Juli, planet Merkurius mencapai sudut elongasi barat terjauh. Inilah saat terbaik untuk melihat Merkurius. Fenomena ini akan mencapai puncaknya pada pukul 02.43 pagi waktu setempat. Setel alarm dan siapkan teleskopmu!

Fenomena ini dapat dilihat dari arah Timur – Timur Laut dekat konstelasi Taurus atau 20º dari cakrawala timur. Meskipun kasat mata dengan magnitudo 0,3, gunakan teleskop karena planet ini akan terlihat seperti bintik kecil. Karena fenomena ini berakhir saat Matahari terbit, jangan sampai telat bangun!

2. Planet Merkurius konjungsi dengan Bulan pada 8 Juli!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Kelewatan Merkurius di 5 Juli? Tidak apa-apa! Biar Bulan sabit yang membantumu menemukan planet terdekat dari Matahari tersebut. Pada 8 Juli pukul 04.30 pagi waktu setempat, Bulan sabit dan Merkurius akan berada dalam titik konjungsi, terpisah hanya 3º di langit timur!

Lagi-lagi, Merkurius akan terlihat seperti bintang kecil di arah selatan Bulan sabit. Oleh karena itu, kamu butuh bantuan teleskop. Bangun tepat waktu, karena fenomena ini tak akan terlihat lagi saat fajar menyingsing.

3. Silaturahmi antara Bulan, Venus, dan & Mars pada 12 Juli!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Amati Bulan sabit di langit barat. Melansir Info Astronomi, bukan Merkurius lagi, kamu akan melihat Venus dan Mars yang berdekatan dengan Bulan!

Dengan mata telanjang, Venus di magnitudo -3,9 terlihat paling terang, sedangkan Mars di magnitudo -1,8 terlihat bak bintang kemerahan yang sedikit lebih redup. Kedua planet yang mengapit Bumi ini terlihat 3º di arah selatan Bulan. Siapkan teleskopmu dan amati fenomena ini pada pukul 07.30 malam waktu setempat.

4. Ada super konjungsi antara Venus dan Mars pada 13 Juli!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Jika pada Desember 2020 lalu Jupiter dan Saturnus mengalami super konjungsi, bulan ini, kita mendapatkan kesempatan melihat super konjungsi antara Venus dan Mars. Terpisah hanya 0º29′, Venus dan Mars amat dekat hingga membentuk satu bintang tunggal yang terang!

Dengan teleskop, Venus dan Mars terlihat dekat karena berada dalam satu bidang pandang yang sama, pada ketinggian 24º di atas ufuk barat. Kamu dapat mengamati fenomena ini pukul 6 sore waktu setempat hingga pukul 7.50 malam waktu setempat.

5. Pada 24 Juli, Bulan & Saturnus saling bertatapan!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Bulan purnama pada 24 Juli akan ditemani oleh Saturnus. Terpisah 3º satu sama lain, Saturnus tetap hanya terlihat seperti bintang terang di dekat Bulan. Jadi, jika kamu ingin melihat Saturnus dengan cincin khasnya, gunakan teleskop! Fenomena ini dapat diamati satu jam setelah terbenamnya Matahari.

Konjungsi antara Bulan dan Saturnus akan mencapai titik tertinggi (77º) di atas cakrawala selatan pada 00.30 tengah malam waktu setempat. Tidak perlu panik, fenomena ini berlangsung hingga Matahari terbit.

6. Pada 25 Juli, Jupiter membentuk formasi segitiga bersama Bulan dan Saturnus!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Keesokan malamnya, Jupiter ikut nimbrung dengan Bulan dan Saturnus pada 25 Juli. Tiga objek langit ini akan membentuk formasi segitiga.

Terlihat pada pukul 9 malam waktu setempat, amati Jupiter yang berada 5º arah timur laut dan Saturnus di 12º barat dari Bulan. Tidak perlu terburu-buru, fenomena formasi segitiga Bulan-Jupiter-Saturnus ini berlangsung hingga Matahari terbit.

7. Pada 29 Juli, saksikan puncak hujan meteor Piscis Austrinid!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Siap untuk hujan meteor? Dari arah konstelasi Piscis Austrinus, kamu dapat menyaksikan puncak hujan meteor Piscis Austrinid pada 29 Juli. Fenomena ini terjadi pada pukul 4 subuh waktu setempat. Jadi, jangan sampai kesiangan!

Kamu akan melihat 5 meteor per jam! Tetapi, pastikan daerahmu minim polusi cahaya, atau fenomena ini terlihat redup atau malah tak terlihat sama sekali! Untuk menyaksikan hujan meteor ini, kamu hanya perlu menemukan titik radian Piscis Austrinus pada sudut ketinggian 45º di arah cakrawala barat daya.

8. Tutup bulan Juli dengan puncak hujan meteor Delta Aquariid Selatan pada 30 Juli!
8 Peristiwa Langit Terbaik Juli 2021, Hujan Meteor 2 Hari

Terlewat hujan meteor Piscis Austrinid? Menutup Juli, kamu dapat menyaksikan puncak hujan meteor Delta Aquariid selatan pada 30 Juli. Kamu akan disuguhkan 25 meteor per jam! Tidak perlu teleskop, pastikan lingkunganmu minim polusi cahaya. Titik radian hujan meteor ini ada di konstelasi Aquarius pada pukul 9 malam waktu setempat.

Ingat, waktu terbaik menyaksikan fenomena ini adalah saat titik radiannya berada di atas kepala atau pada pukul 2 dini hari waktu setempat. Kenapa? Karena pandangan jadi lebih optimal ke sumber datangnya meteor, sehingga lebih mudah diamati. Agar lebih mantap, saksikan fenomena ini di lokasi seperti lapangan, persawahan, hingga pegunungan!

Hujan meteor adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Meteor ini terjadi karena adanya serpihan benda luar angkasa yang dinamakan meteoroid, yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi. Ukuran meteor umumnya hanya sebesar sebutir pasir, dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi.

Serpihan yang mencapai permukaan Bumi disebut meteorit. Hujan meteor umumnya terjadi ketika Bumi melintasi dekat orbit sebuah komet dan melalui serpihannya. Meteor Data Centre mencatat sekitar 600 kasus dugaan hujan meteor, dan sekitar 100 sudah dibuktikan. Itulah beberapa peristiwa langit yang dapat kamu saksikan di bulan Juli.