Beberapa Tempat yang Dianggap Mengerikan di Alam Semesta

Beberapa Tempat yang Dianggap Mengerikan di Alam Semesta

Beberapa Tempat yang Dianggap Mengerikan di Alam Semesta – Alam semesta adalah seluruh ruang waktu kontinu tempat kita berada, dengan energi dan materi yang dimilikinya. Usaha untuk memahami pengertian alam semesta dalam lingkup ini pada skala terbesar yang memungkinkan, ada pada kosmologi, ilmu pengetahuan yang berkembang dari fisika dan astronomi.

Bumi adalah planet kecil yang ada di dalam hamparan alam semesta yang luasnya nyaris tanpa batas. Alam semesta sendiri menampung banyak planet, bintang, tata surya, galaksi, nebula, dan semua objek fisik maupun non fisik, yang jumlahnya juga tidak dapat dihitung oleh teknologi manusia.

Para ilmuwan dan ahli astronomi telah menyelidiki dan meneliti sebagian kecil alam semesta. Di antara semuanya, ada beberapa tempat di alam semesta yang download idn poker mobile dianggap sangat mengerikan dan tidak memungkinkan ada kehidupan biologis di sana.

1. Nebula Bumerang
5 Tempat Paling Mengerikan di Alam Semesta Menurut Ilmuwan, Apa Saja?

Ilmuwan dan ahli astronom telah menemukan tempat yang diduga sebagai zona paling dingin di alam semesta. Seperti dicatat dalam Universe Today, Nebula Bumerang terletak sekitar 5.000 tahun cahaya dari Bumi. Zona tersebut menjadi salah satu zona misterius dan dianggap sebagai zona mengerikan di alam semesta.

Zona pada Nebula Bumerang bisa menjadi sangat dingin dan mematikan akibat pengaruh bintang-bintang raksasa merah yang telah sekarat. Proses kehancuran bintang-bintang tersebut telah mengeluarkan aliran gas dan debu yang sangat dingin.

Suhu rata-rata di zona tersebut mencapai minus 270 derajat celcius. Suhu beku tersebut dihasilkan dari radiasi yang dipancarkan oleh bintang-bintang sekarat yang ada di dalam jangkauan zona nebula tersebut. Sampai saat ini, Nebula Bumerang masih menjadi zona terdingin paling luas di alam semesta.

Memang di Alam Semesta juga ada beberapa planet yang sangat dingin, salah satunya adalah Planet Uranus yang juga terdapat dalam tata surya kita. Planet Uranus memiliki suhu minus 218 derajat celcius dan menjadi planet terdingin di tata surya kita. Namun, Nebula Bumerang menjadi wilayah atau zona terdingin dengan jangkauan terluas yang masih dapat diamati oleh teknologi manusia.

2. Bootes Void
5 Tempat Paling Mengerikan di Alam Semesta Menurut Ilmuwan, Apa Saja?

Alam semesta adalah wadah maha luas yang diketahui memiliki karakter hampa udara dan sunyi. News Scientist dalam lamannya menjelaskan bahwa Bootes Void merupakan bagian dari alam semesta yang lebih hampa dibandingkan dengan alam semesta itu sendiri. Zona ini tampak lebih gelap dan kelam dibandingkan zona lainnya.

Sepintas mirip dengan lubang hitam atau black hole, namun diameternya sangat luas, yakni mencapai 350 juta tahun cahaya. Jarak zona Bootes Void dari Bumi adalah sekitar 1 miliar tahun cahaya dan ini merupakan jarak yang mustahil dijangkau oleh manusia saat ini.

Tidak bisa dibayangkan bagaimana mengerikannya zona tersebut. Bahkan, para ilmuwan sepakat menyatakan bahwa Boosted Void merupakan zona terhampa di alam semesta. Namun, masih belum diketahui bagaimana zona tersebut terbentuk. Tidak diketahui dengan pasti pula apa saja objek angkasa yang ada di dalamnya.

3. Tangan Tuhan atau Hand of God
5 Tempat Paling Mengerikan di Alam Semesta Menurut Ilmuwan, Apa Saja?

Hasil sinar-X berenergi tinggi yang ditangkap oleh Teleskop Spektroskopi Nuklir NASA (NuSTAR) telah mendeteksi sebuah citra atau gambar dari bagian alam semesta yang membuat para ilmuwan cukup kebingungan. Dalam lamannya, NASA menulis bahwa citra dari sinar-X tersebut membentuk tangan dan dinamakan Hand of God.

Menurut para ilmuwan dan ahli astronom NASA, citra “Tangan Tuhan” yang terlihat dengan bantuan sinar-X tersebut merupakan nebula angin pulsar, yakni nebula yang berisi bintang-bintang yang meledak dalam ledakan dahsyat supernova.

Partikel-partikel yang ada akibat ledakan supernova tersebut berinteraksi dengan medan magnet di sekitar materi, sehingga membentuk sebuah objek raksasa yang menyerupai gambar tangan. Tetap saja zona tersebut masih menjadi misteri di alam semesta, bahkan radiasi yang dihasilkan sangat besar dan akan memusnahkan kehidupan Bumi jika Bumi berada di dekatnya.

4. Bintang Trappist-1
5 Tempat Paling Mengerikan di Alam Semesta Menurut Ilmuwan, Apa Saja?

Trappist-1 adalah sebuah sistem planet (agak mirip dengan tata surya) yang sangat dingin dan berjarak 39 tahun cahaya dari tata surya kita, seperti ditulis dalam laman The Oxford Scientist. Zona tersebut terletak di dalam konstelasi Aquarius dan dikelilingi oleh beberapa planet yang mirip Bumi.

Beberapa ilmuwan dan ahli astronomi menganggap bahwa zona Trappist-1 bisa mendukung kehidupan organisme karena lingkungannya mirip dengan tata surya kita. Penemuan zona yang cukup dekat dengan tata surya kita ini membuka harapan ditemukannya kehidupan asing di luar Bumi.

Namun, kalangan ilmuwan dan akademisi lain menganggap bahwa kawasan Trappist-1 merupakan zona aktif yang sangat mengerikan karena radiasi yang ada di zona tersebut bisa menghancurkan planet Bumi secara perlahan dan mematikan. Trappist-1 juga disebut-sebut sebagai salah satu zona paling mengerikan di alam semesta.

5. Lubang hitam raksasa NGC 1277
5 Tempat Paling Mengerikan di Alam Semesta Menurut Ilmuwan, Apa Saja?

Lubang hitam atau black hole masih menjadi sebuah misteri yang saat ini telah menjadi sebuah studi dan penelitian penting bagi ilmuwan dan kalangan akademisi di bidang astronomi. Ada sebuah lubang hitam super besar yang terletak di gugusan galaksi NGC 1277, seperti dicatat dalam laman sains Space.

Jika lubang hitam biasa saja mampu memiliki kekuatan gravitasi yang sangat masif, tidak bisa dibayangkan kekuatan yang ada dalam sebuah lubang hitam raksasa. Gugusan galaksi NGC 1277 terletak sejauh 250 juta tahun cahaya dari Bumi. Lubang hitam raksasa tersebut memiliki massa setara 17 miliar kali Matahari.

Sampai saat ini, black hole berjuluk monster tersebut menjadi lubang hitam terbesar dan diprediksi memiliki kekuatan terbesar di antara lubang hitam lainnya. Penemuan lubang hitam supermasif tersebut menambah deret panjang misteri alam semesta yang membuat banyak ilmuwan penasaran.

Model-model ilmiah awal untuk Alam semesta dikembangkan oleh para filsuf Yunani kuno dan filsuf India kuno dan bersifat geosentris, menempatkan  Bumi di pusat Alam semesta. Selama berabad-abad, pengamatan astronomi yang lebih tepat membuat Nicolaus Copernicus  mengembangkan model heliosentris dengan Matahari di pusat Tata Surya.

Dalam mengembangkan hukum gravitasi universal, Sir Isaac Newton berdasar pada karya Copernicus serta pengamatan oleh Tycho Brahe dan hukum gerak planet Johannes Kepler.