Beberapa Pertanyaan dan Misteri Seputar Planet Mars

Beberapa Pertanyaan dan Misteri Seputar Planet Mars

Beberapa Pertanyaan dan Misteri Seputar Planet Mars – Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari dewa perang Romawi, Mars. Planet ini sering dijuluki sebagai “planet merah” karena tampak dari jauh berwarna kemerah-kemerahan. Mars sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak milenium yang lalu. Masyarakat Sumeria Kuno menganggap planet ini sebagai Nergal, representasi dari dewa perang dan wabah. Sementara masyarakat China Kuno punya panggilan ke Mars, yaitu Bintang Api.

Sekitar abad ke-17, Mars mulai menjadi bahan diskusi serius di kalangan astronom. Saat itu teleskop optik sudah dikembangkan untuk pengamatan langit. Salah satu astronom, Christian Huygens, membuat peta dataran Mars pertama.

“Apakah kanal tersebut adalah konstruksi oleh alien?” atau “Apakah ada alien di Mars?” adalah dua dari sekian pertanyaan yang sudah ada sejak saat itu. Walau sudah beberapa abad berlalu, masih banyak pertanyaan dan misteri seputar planet Mars. Berikut ini di antaranya.

1. Apakah ada gunung meletus di Mars?
5 Misteri Terbesar Planet Mars, Menjadi Pertanyaan Para Ilmuwan

Planet seperti Bumi memiliki massa dan ukuran yang cukup untuk membuat lapisan mantelnya meleleh menjadi lautan magma. Cairan panas ini kemudian membuat goyangan teknonik di lempeng permukaan dan bertanggung jawab atas letusan gunung api.

Di sini, peneliti mengira bahwa planet seukuran Mars sangat mungkin untuk memiliki kondisi yang sama. Namun, setelah mengirim puluhan robot lengkap dengan instrumen canggih, peneliti masih belum bisa memastikan bahwa planet Mars, setidaknya dulu, punya gunung api.

Salah satu kawah yang ada di Mars adalah kaldera dari gunung api tersebut. Sebelumnya, dipercaya secara umum bahwa kawah-kawah tersebut adalah hasil hantaman meteor. Namun peneliti menemukan bukti baru bahwa kontur tersebut tidak biasa dan tidak mungkin diakibatkan oleh meteor.

2. Apakah di Mars terjadi gempa (marsquake)?
5 Misteri Terbesar Planet Mars, Menjadi Pertanyaan Para Ilmuwan

Kebanyakan gempa di Bumi terjadi akibat gesekan lempeng tektonik dan Mars tidak memiliki struktur tersebut di lapisannya. Namun ternyata, ilmuwan percaya bahwa di sana juga ada gempa atau yang disebut sebagai marsquake. Kebanyakan diakibatkan gejala-gejala vulkanik skala kecil.

Sejak pendaratannya di planet Merah, InSight sudah mendeteksi ratusan getaran. Empat di antaranya memiliki kekuatan di atas 3 SR, yang mana ini tergolong cukup besar. Data gempa ini akan peneliti gunakan untuk meneliti lapisan mantel dan inti planet merah.

3. Ke mana air di Mars pergi?
5 Misteri Terbesar Planet Mars, Menjadi Pertanyaan Para Ilmuwan

Peneliti yakin bahwa miliaran tahun lalu di atas permukaan Mars pernah dialiri oleh air yang berupa benda cair. Salah satu petunjuk yang peneliti gunakan adalah adanya fitur geografi mirip sungai, salah satunya Osuga Valles, Mars. Walau sebagian kelompok peneliti yakin bahwa bentuk aliran tersebut juga bisa disebabkan oleh gelinding kerikil, hipotesis Mars purba memiliki air diterima secara luas di kalangan peneliti.

Jawaban lainnya bukan berupa kontra argumen pertama, melainkan sebagai pelengkap. Jadi, ketika air menguap bersama atmosfer yang menipis, sebagian lainnya merembes ke ke dalam tanah dan bebatuan. Peneliti memodelkan mulai dari 30-99 persen dari air Mars yang pernah mengalir, menghilang dari permukaan dengan cara ini.

4. Seperti apa atmosfer Mars di masa lalu?
5 Misteri Terbesar Planet Mars, Menjadi Pertanyaan Para Ilmuwan

Planet memiliki evolusi. Mulai dari permukaan datarannya, interior sampai iklimnya. Atmosfer Mars yang sekarang jauh berbeda dengan yang dulu. Atmosfer Mars yang dulu cukup tebal untuk menjaga temperatur yang stabil dan mempertahankan bentuk air cair.

Hal ini membuat atmosfer Mars menjadi tipis dan kehilangan tekanan yang memadai. Temperatur yang stabil sulit dicapai di atmosfer yang tipis. Terlalu panas di siang hari dan terlalu dingin di malam hari.

5. Apakah ada kehidupan di Mars?
5 Misteri Terbesar Planet Mars, Menjadi Pertanyaan Para Ilmuwan

Ketika kita membicarakan tentang makhluk hidup di luar Bumi, ada dua macam makhluk hidup yang dimaksud. Pertama, adalah peradaban cerdas layaknya manusia. Makhluk hidup di sini sudah bisa menggunakan teknologi dan mengeksploitasi sumber energi yang tersedia. Kedua adalah organisme sederhana seperti bakteri atau organisme bersel tunggal.

Namun setelah dekade pengeksplorasian ini membawa peneliti ke kesimpulan yang 50:50. Peneliti masih belum cukup bukti untuk memastikan bahwa ada kehidupan di tanah tandus Mars, tapi juga masih kekurangan bukti untuk memastikan di sana tidak ada kehidupan. Dalam sains memang dibutuhkan bukti untuk membuktikan kedua hipotesis tersebut. Ketiadaan bukti bukan berarti tidak ada.