Beberapa Penjelasan Lebih Rinci Mengenai Asteroid Bennu

Beberapa Penjelasan Lebih Rinci Mengenai Asteroid Bennu

Beberapa Penjelasan Lebih Rinci Mengenai Asteroid Bennu – 101955 Bennu (designasi sementara 1999 RQ36) adalah sebuah asteroid tipe C pada kelompok asteroid Apollo yang ditemukan oleh Proyek LINEAR pada 11 September 1999. Saat ini, para peneliti mengungkapkan bahwa asteroid Bennu merupakan asteroid yang paling mungkin untuk menabrak bumi.

Asteroid ini dikategorikan sebagai asteroid dengan potensi bahaya. Bennu memiliki peluang 1 banding 2,700 untuk menabrak Bumi antara tahun 2175 dan 2199. Nama objek ini berasal dari nama seekor burung dalam mitologi Mesir yang berkaitan dengan Matahari, penciptaan, dan reinkarnasi bernama Bennu. Hal ini berdasarkan perhitungan dan penelitian yang menunjukkan peluang asteroid Bennu yang paling tinggi dibandingkan asteroid lainnya.

Hal ini tentu menjadi dapat menjadi ancaman bagi bumi dan isinya di masa depan. Untuk lebih jelasnya, berikut ada beberapa fakta dan penjelasan lebih rinci mengenai asteroid Bennu. Dikutip dari idn poker mobile Simak terus untuk menambah pengetahuan kamu, ya!

1. Paling berpeluang tinggi menabrak bumi dibandingkan asteroid lainnya
5 Fakta Asteroid Bennu, Asteroid yang Paling Mungkin Menabrak Bumi

Dilansir NASA, asteroid Bennu memiliki peluang lebih tinggi menabrak planet bumi dalam 300 tahun ke depan. Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Icarus, para ilmuwan menggunakan data dari pesawat ruang angkasa OSIRIS-REx NASA untuk membuat perhitungan yang tepat tentang orbit Bennu dan kedekatannya di masa depan dengan planet bumi.

Studi ini menemukan kemungkinan 1 dalam 1.750 tabrakan di masa depan selama tiga abad mendatang. Angka kemungkinan ini sedikit lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Hampir semua pertemuan paling berisiko dengan Bennu akan terjadi pada akhir 2100-an dan awal 2200-an, dengan satu dampak yang paling mungkin terjadi pada sore hari tanggal 24 September 2182.

2. Asteroid Bennu merupakan asteroid berkarakteristik terbaik di tata surya
5 Fakta Asteroid Bennu, Asteroid yang Paling Mungkin Menabrak Bumi

Menurut Dante Lauretta, seorang ilmuwan planet sekaligus peneliti utama OSIRIS-REx dan penulis senior studi tersebut, asteroid Bennu sejauh ini merupakan asteroid berkarakteristik terbaik di tata surya.

Asteroid Bennu memiliki tingkat ketepatan terhadap solusi orbit paling baik dari antara semua objek tata surya. Hal ini membuat para peneliti lebih mudah dalam memprediksi dan mengukur pergerakan asteroid Bennu. Asteroid Bennu juga memiliki lebar sekitar sepertiga mil di ekuatornya.

3. Dampaknya tidak sampai menyebabkan kepunahan massal
5 Fakta Asteroid Bennu, Asteroid yang Paling Mungkin Menabrak Bumi

Ada lebih dari 99,9 persen kemungkinan Bennu tidak akan menabrak bumi dalam tiga abad ke depan dan dampak Bennu tidak akan menyebabkan kepunahan massal seperti dampak Chicxulub yang membunuh dinosaurus 66 juta tahun yang lalu.

Meski begitu, tabrakan dengan Bennu dapat menghancurkan wilayah secara regional. Dampak yang menghasilkan energi lebih dari 1,1 miliar ton TNT, kira-kira dua juta kali energi ledakan pelabuhan yang menghancurkan Beirut, Lebanon tahun lalu.

4. Dibutuhkan waktu hampir 2 tahun bagi para peneliti untuk mengorbit asteroid Bennu

Sejak penemuan Bennu pada September 1999, para astronom dengan hati-hati melacak orbit asteroid tersebut. OSIRIS-REx tiba di Bennu pada akhir 2018 sebagai upaya pertama NASA untuk mengambil sampel permukaan asteroid.

Pesawat ruang angkasa yang mengambil sampel berdebu dan berkerikil pada Oktober 2020 saat ini sedang dalam perjalanan kembali ke Bumi sambil membawa material berharga tersebut. Tetapi, sebelum mengambil sampelnya, OSIRIS-REx menghabiskan hampir dua tahun mengorbit dan mempelajari Bennu yang berserakan puing.

Tim peneliti fokus pada periode ketika mengetahui posisi OSIRIS-REx yang relatif terhadap Bennu dalam jarak satu meter; berdasarkan gambar yang diambil pesawat ruang angkasa dari permukaan asteroid. Mereka kemudian mengukur waktu sinyal radio yang dipertukarkan antara OSIRIS-REx dan Bumi dalam waktu 15 miliar detik.

Penggabungan data ini memudahkan tim Farnocchia untuk dapat menghitung jarak antara Bumi dan Bennu yang berada hingga beberapa kaki, pada jarak mulai dari 52 juta hingga lebih dari 201 juta mil.

5. Sampai saat ini, para peneliti terus mengkaji dan mengawasi pergerakan asteroid Bennu
5 Fakta Asteroid Bennu, Asteroid yang Paling Mungkin Menabrak Bumi

Hingga saat ini, para peneliti akan terus meneliti dan mengkaji pergerakan dari asteroid Bennu. Misi masa depan para peneliti adalah terus meng-update dan memperbaiki perkiraan pergerakan asteroid.

Misi Surveyor Near-Earth Object (NEO) NASA yang akan datang dijadwalkan meluncur pada 2026. NEO adalah teleskop ruang angkasa inframerah yang dirancang untuk mencari tanda panas asteroid sekaligus digunakan untuk memperkirakan ukurannya. Teleskop ini diharapkan dapat menemukan ratusan ribu lebih asteroid serta memberikan data yang lebih baik tentang asteroid yang telah ditemukan.