Beberapa Klaster Bintang yang Populer Karena Bentuk Uniknya

Beberapa Klaster Bintang yang Populer Karena Bentuk Uniknya

Beberapa Klaster Bintang yang Populer Karena Bentuk Uniknya – Gugus bintang atau Awan bintang merupakan kelompok bintang yang secara gravitasi dan awal pembentukannya terikat satu sama lain. Ada dua jenis gugus bintang yang umum ditemukan, yaitu: Gugus bola merupakan kelompok ratusan atau ribuan bintang yang berusia sangat tua dan terikat gravitasi erat satu sama lain.

Bintang terdiri dari beberapa elemen penyusun utama, yakni hidrogen dan helium. Itu sebabnya, mereka bisa menghasilkan cahayanya sendiri, contohnya bintang Matahari di tata surya kita. Nah, jika dilihat dari Bumi, kumpulan bintang di luar angkasa tentu sangat sulit untuk dihitung. Apalagi, ada lebih dari 400 miliar bintang yang ada di Galaksi Bimasakti yang terdiri dari jenis, ukuran, dan waktu kelahiran yang berbeda. Tapi, secara umum, beberapa kelompok bintang bisa diklasifikasikan berdasarkan pola atau bentuknya.

Dalam dunia astronomi hal tersebut dinamakan konstelasi atau klaster bintang. Ada lebih dari 80 konstelasi bintang yang bisa diamati dari Bumi menggunakan teleskop khusus di zona-zona tertentu. Akan tetapi, ilmuwan dan kalangan akademisi meyakini bahwa gugusan bintang di alam semesta berjumlah nyaris tanpa batas.

1. Hydra
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Dilansir dalam laman Britannica, rasi Hydra adalah gugusan bintang yang ada di langit selatan dan membentang dari 5 derajat utara hingga 30 derajat selatan. Secara umum, konstelasi ini membentuk sekumpulan bintang yang memanjang layaknya ular. Oh, ya, jika dilihat dari Bumi, rasi Hydra termasuk salah satu yang terbesar dan ia paling pekat jika diamati dari negara-negara di selatan Bumi.

Konstelasi besar ini mempunyai 17 bintang utama, di mana tiga belas di antaranya memiliki planet. Nah, dalam rasi Hydra juga terdapat bintang paling terang bernama Alphard dan berjarak 177 tahun cahaya dari Bumi. Alphard sendiri memiliki massa sebesar tiga kali Matahari dan usianya masih cukup muda, yakni sekitar 400 juta tahun. So, jika langit malam cerah, kamu bisa mengamati gugusan ini menggunakan teleskop bintang.

2. Crux
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Crux adalah gugusan bintang berbentuk salib dan bisa dilihat dengan jelas di Bumi bagian selatan. Menurut Star Registration, formasi konstelasi Crux sudah ditemukan oleh orang-orang Eropa pada abad ke-15. Rasi bintang ini termasuk salah satu yang terkecil dan awalnya dianggap menjadi satu dengan Centaurus.

Nah, bintang terbesar dan paling terang di konstelasi Crux adalah Acrux atau Alpha Crucis. Meskipun kecil, rasi ini menjadi rumah bagi 19 bintang yang hampir semuanya memiliki planet. Jika ingin melihatnya secara jelas, bulan Mei adalah waktu yang tepat. Ia bisa diamati pada garis lintang antara +20 derajat dan -90 derajat.

3. Pegasus
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Pegasus adalah salah satu konstelasi bintang paling terkenal di dunia astronomi. Ditulis dalam laman Space, rasi Pegasus merupakan kumpulan bintang yang paling menonjol di langit utara Bumi. Jika berada di belahan Bumi bagian utara, kita bisa melihat konstelasi ini pada akhir musim panas dan berlanjut hingga musim gugur.

Klaster Pegasus juga berisi objek Messier (M15), yakni kumpulan objek angkasa berupa asteroid dan planet kerdil yang berjarak 34 ribu tahun cahaya dari Bumi. Nah, uniknya, M15 atau Messier menjadi klaster terpadat di Galaksi Bimasakti.

4. Canis Major
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Canis adalah nama Latin untuk keluarga spesies anjing, termasuk di dalamnya serigala, koyote, dan lain sebagainya. Nah, penamaan ini juga digunakan sebagai salah satu rasi bintang, yakni Canis Major. Menurut laman Nine Planets, rasi bintang ini sudah dikenal sejak era sebelum masehi atau sekitar 3 ribu tahun lalu.

Canis Major dapat dilihat cukup jelas di belahan Bumi bagian selatan pada garis lintang antara +60 derajat dan -90 derajat. Oh, ya, dalam konstelasi ini terdapat tujuh bintang utama yang menampung beberapa planet. Salah satu bintang terbesar di galaksi kita ada di Canis Major dan dinamakan VY Canis Majoris. Bintang ini berukuran 1.420 kali lebih besar dan 270 ribu kali lebih terang dibandingkan dengan Matahari.

5. Aquila
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Secara harfiah Aquila juga bisa diartikan sebagai burung elang. Universe Today menerangkan bahwa konstelasi Aquila sudah dimasukkan sebagai salah satu rasi bintang di abad ke-2 Masehi oleh astronom Yunani bernama Claudius Ptolemaeus. Berjarak sekitar 6.500 tahun cahaya dari Bumi, konstelasi ini menjadi rumah bagi beberapa objek Langit Dalam.

Salah satu bintang paling terang di Aquila adalah Altair. Karena gugusan bintang ini terletak di sepanjang Galaksi Bimasakti, maka ia akan lebih pekat jika dilihat di wilayah utara Bumi pada saat musim panas. Nah, posisinya terletak di garis lintang antara +90 derajat dan -75 derajat.

6. Orion
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Orion merupakan salah satu rasi bintang terkenal yang bisa dilihat di belahan Bumi bagian utara. Nah, dilansir dalam Earth Sky, konstelasi Orion bisa diamati dengan jelas pada saat memasuki musim dingin. Posisi tepatnya berada di garis lintang antara +85 derajat dan -75 derajat.

Jika berada di negara-negara bagian utara Bumi pada saat musim dingin, kita bisa melihatnya setelah pukul 9 malam. Rasi bintang ini sudah dikenal sejak zaman Babilonia kuno dan mereka mengaitkan keberadaan Orion dengan Anu, dewa utama rakyat Babilonia. Bahkan, ada pahatan di gua berusia 38 ribu tahun yang berkaitan dengan konstelasi Orion. Ini membuktikan bahwa manusia di zaman purba sudah bisa mengamati beberapa kelompok bintang.

7. Cygnus
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Sering disebut juga konstelasi Angsa, Cygnus menjadi salah satu rasi bintang paling legendaris di dunia astronomi. Jika berada di wilayah yang bersih dan jauh dari polusi cahaya, konstelasi Cygnus bisa cukup mudah untuk ditemukan. Nah, seperti dilansir dalam laman Space, bintang paling terang di gugusan ini adalah Bintang Deneb.

Bintang tercerah di rasi Cygnus tersebut merupakan bintang besar yang berukuran 20 kali lebih masif ketimbang Matahari. Posisinya terletak di garis lintang antara +90 derajat dan -40 derajat. Cygnus dalam mitologi Yunani kuno berkaitan erat dengan angsa milik para dewa atau dewa itu sendiri. Dikisahkan bahwa dewa Yunani pernah berubah wujud menjadi angsa yang anggun.

8. Cassiopeia
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Cassiopeia merupakan konstelasi bintang yang berbentuk huruf W melebar. Dilansir dalam Universe Today, rasi bintang ini terletak di langit utara, tepatnya di seberang konstelasi Ursa Major. Nama Cassiopeia diambil dari nama dewi sekaligus ibu dari Andromeda dalam kisah mitologi Yunani kuno.

Konstelasi bintang besar ini bisa dilihat dengan jelas dari Bumi bagian utara, lebih tepatnya pada garis lintang di atas 34 derajat LU. Biasanya, banyak orang bisa melihatnya pada bulan September hingga awal November. Beberapa bintang terang ada di sana, mulai dari Rho Cassiopeiae, V509 Cassiopeiae, dan bintang putih besar Cassiopeiae.

9. Ursa Minor
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Seperti dikabarkan dalam laman University of Wisconsin, konstelasi Ursa Minor merupakan kumpulan bintang yang juga sering disebut Biduk Kecil. Gugusan bintang ini cukup unik karena tidak berdiri sendiri, melainkan gabungan dari beberapa gugusan kecil yang menjadi satu.

Nah, bintang yang paling terkenal dalam rasi ini adalah Polaris atau Bintang Utara. Dinamakan Polaris karena bintang ini paling terang dan pekat jika diamati dari Kutub Utara. Jika berada di Kutub Utara atau Arktika, bintang Polaris akan berada tepat di atas kepala kita. Keberadaan bintang ini juga sudah lama dijadikan metode petunjuk arah ke utara Bumi.

10. Ursa Major
10 Konstelasi Bintang dengan Bentuk Paling Populer, Apa Saja?

Jika dihubungkan dengan gambar hewan, gugusan Ursa Major lebih mirip dengan beruang. Sama seperti Ursa Minor, rasi Ursa Major juga terletak di langit utara dan bisa dilihat dengan pekat di wilayah Arktika. Laman Britannica menjelaskan bahwa Ursa Major dan Ursa Minor terletak saling berdekatan dan bisa dijadikan petunjuk arah ke utara.

Secara kebetulan, beruang kutub adalah spesies endemik di Kutub Utara dan wilayah utara lainnya. Jika Ursa Mayor disebut sebagai si Beruang Besar, Ursa Minor disebut sebagai Beruang Kecil karena memang ukuran keduanya yang jauh berbeda.

Pengelompokan bintang yang disebut konstelasi ternyata sudah dilakukan oleh manusia sejak zaman dulu. Biasanya, hal ini dilakukan untuk tujuan-tujuan tertentu, misalnya sains astronomi, penunjuk arah, dan bahkan dikaitkan dengan legenda dalam kebudayaan tertentu.

Gugus bola merupakan kelompok ratusan atau ribuan bintang yang berusia sangat tua dan terikat gravitasi erat satu sama lain. Karena jarak antar bintangnya yang relatif dekat, gugus ini membentuk seperti bola dimana kepadatan bintang semakin tinggi di bagian tengahnya. Contoh dari gugus bola adalah gugus Messier 13.

Gugus terbuka adalah kelompok bintang yang terikat lebih renggang satu sama lain, biasanya beranggotakan tidak lebih dari seratus bintang dimana anggotanya sering berusia sangat muda. Gugus ini akan berpencar seiring waktu karena pengaruh gravitasi awan molekul dalam pergerakannya mengorbit galaksi, Contoh dari gugus terbuka adalah gugus Kartika.