Beberapa Insiden Kecelakaan Astronot

Beberapa Insiden Kecelakaan Astronot

Beberapa Insiden Kecelakaan Astronot – Meninggalnya astronot di luar angkasa memiliki penyebab kematian yang berbeda-beda. Pada dasarnya, ruang angkasa merupakan tempat berbahaya yang bisa saja terbunuh karena kecelakaan. dalam setengah abad terakhir sekitar 30 astronot dan kosmonot meninggal saat latihan atau melakukan misi luar angkasa yang tercatat. kematian yang terjadi di luar angkasa sebagian besar saat mereka menuju atmosfer bumi.

Salah satunya kecelakaan luar angkasa onversity.net yang terjadi adalah insiden kebakaran Apollo Gus Grissom, Ed White, dan Roger Chaffee. Banyak sekali insiden yang tidak fimiliar. Untuk perjalanan ke luar angkasa tidaklah mudah yang memberikan gambaran berbahayanya pergi ke luar angkasa. Berikut beberapa insiden kecelakaan yang meliputi pesawat ruang angkasa atau astronot sebagai berikutĀ  onversity.net:

1. Georgy Dobrovolsky

Georgy Dobrovolsky merupakan salah satu dari tiga kosmonot Soyuz 11 bersama Vladislav Volkov dan Viktor Patsayev. Pada Juni 1971, misi tim Soyuz 11 adalah mengambil jalan lain untuk mengakses stasiun ruang angkasa.

Pada awalnya, misi tampak berhasil ketika 3 Pragmatic Slot Deposit Linkaja kosmonot berhasil memasuki Salyut 1. Salyut 1 sendiri merupakan stasiun ruang angkasa pertama yang parkir di atas atmosfer bumi. Salyut 1 merupakan stasiun ruang angkasa milik Uni Soviet dan pertama kali diluncurkan pada 19 April 1971.

Setelah tim Soyuz 11 sampai pada Salyut 1, mereka menghabiskan waktu sekitar hampir 3 minggu berada di luar angkasa. Mereka melakukan berbagai percobaan tentang tubuh manusia di luar angkasa.

Tragedi mengerikan terjadi pada 29 Juni 1971 ketika tim Soyuz 11 turun ke bumi. Saat Soyuz 11 mendarat di Kazakhstan, semua orang terkejut ketika mendapati ketiga kosmonot Soyuz 11 tewas di dalamnya.

Beberapa Insiden Kecelakaan Astronot

2. Vladimir Komarov

Sebelum insiden tragis Soyuz 11, Vladimir Komarov terlebih dahulu menjadi korban kecelakaan luar angkasa. Komarov merupakan pria kelahiran 16 Maret 1927 yang sempat menjadi pilot pesawat tempur Resimen 383 Divisi Udara Tempur Kaukasia Utara.

Pada September 1959, Komarov mendapat undangan untuk mengikuti seleksi calon kosmonot bersama dengan 3.000 pilot lainnya.

Selama menjadi kosmonot, Komarov bertugas untuk program Soyuz Soviet dan sempat terpilih memimpin Soyuz 1 pada 1967.

Namun, misinya tersebut mengalami kecelakaan dengan jenis pesawat ruang angkasa baru yang berakibat pada parasutnya yang tidak terbuka setelah kembali ke atmosfer. Komarov seketika tewas ketika kapsul menghantam tanah dengan kecepatan tinggi.

3. Michael J. Adams

Michael J. Adams menjadi nama berikutnya dari astronot yang meninggal di luar angkasa. Michael J. Adams merupakan pilot Amerika kelahiran 5 Mei 1930 yang pernah menerbangkan X-15 Amerika Utara, sebuah pesawat ruang angkasa eksperimental yang dioperasikan Angkatan Udara dan Nasa.

Penerbangan X-15 ketujuh Michael J. Adams berlangsung pada 15 November 1967. Saat itu, dia mencapai ketinggian 266.000 kaki. Namun, saat turun pada 230.000 kaki, pesawatnya mengalami tekanan aerodinamis yang menimpa badan pesawat. Kemudian, pesawat tersebut pecah dan menewaskan Michael J. Adams.