Beberapa Fakta Seputar Galaksi yang Ada di Alam Semesta

Beberapa Fakta Seputar Galaksi yang Ada di Alam Semesta

Beberapa Fakta Seputar Galaksi yang Ada di Alam Semesta – Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang terdiri atas bintang  (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan  lubang hitam), gas dan debu medium antarbintang, dan materi gelap–komponen yang penting namun belum begitu dimengerti. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias (γαλαξίας), yang berarti “seperti susu,” yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (Milky Way).

Sepanjang perjalanan sejarah manusia, bumi menjadi satu-satunya planet yang dianggap paling aman untuk ditinggali oleh manusia di galaksi Bima Sakti. Namun, apakah kita yakin bahwa di alam semesta yang maha luas ini benar-benar tidak ada kehidupan lain selain di Bumi? Tidak ada yang tahu pasti. Kamu pasti tahu bahwa bumi hanyalah satu dari sekian juta planet di jagat raya ini. Kita telah lama dijejali dengan pengetahuan mengenai sistem tata surya di Galaksi Bima Sakti namun kurang pengetahuan mengenai galaksi lain.

Meski begitu, para ilmuwan masih melakukan penelitian terhadap sebagian besar galaksi yang terus dikembangkan selama bertahun-tahun lamanya. Keterbatasan teknologi untuk menjangkau seluruh semesta membuat alam semesta ini menjadi salah satu hal paling misterius sepanjang sejarah kehidupan manusia. Tapi, tahukah kamu bahwa semesta raya ini lebih menakjubkan dari yang pernah kamu bayangkan?

1. Jumlah galaksi di alam semesta ada 2 triliun galaksi, masih ada triliunan galaksi lain yang belum terdeteksi
5 Fakta Galaksi di Alam Semesta, Bima Sakti Bukan yang Terbesar!

Jumlah galaksi yang ada di alam semesta ini ada sekitar dua triliun. Jumlah ini cukup bikin kamu kamu melongo, bukan? Lalu bagaimana para astronom bisa menemukan 200 miliar galaksi di alam semesta? Apakah dipantau satu-persatu? Tentu tidak.

Penelitian galaksi ini menggunakan teleskop yang disebut Teleskop Hubble milik NASA melalui survei Hubble Ultra Deep Field yang bekerja dengan melakukan pengamatan pada satu petak langit. Teleskop ini dapat mendeteksi keberadaan galaksi hingga 13 miliar tahun cahaya (hanya beberapa ratus juta tahun setelah Big Bang).

Satu tahun cahaya sama dengan sekitar 10 triliun kilometer (dibulatkan), artinya cahaya dapat melintas sejauh 10 triliun (1 tahun cahaya) kilometer membutuhkan jangka waktu satu tahun.

2. Galaksi terjauh berjarak 13,4 miliar tahun cahaya dinamakan GN-z11
5 Fakta Galaksi di Alam Semesta, Bima Sakti Bukan yang Terbesar!

Melalui pengamatan Teleskop Hubble dan Spitzer NASA, para astronom menetapkan GN-z11 sebagai galaksi terjauh yang teramati. Fenomena redshift digunakan sebagai tolok ukur para astronom untuk menentukan jauh tidaknya sebuah galaksi.

GN-z11 mengalahkan rekor redshift dari EGSY8p7. Ukuran GN-z11 lebih kecil 25 kali dari Galaksi Bima Sakti atau Milky Way, namun bintang baru muncul 20 kali lebih cepat dari Galaksi Bima Sakti.

Berdasarkan publikasi Astrophysical Journal yang dijelaskan oleh salah satu penulisnya bernama Dr. Ivo Labbe dari University of Leiden, proyek penelitian galaksi ini masih terus dikembangkan karena masih banyak misteri yang belum dapat terpecahkan.

3. Galaksi terdekat Andromeda bisa diamati langsung, lho
5 Fakta Galaksi di Alam Semesta, Bima Sakti Bukan yang Terbesar!

Galaksi Andromeda adalah galaksi terdekat Bima Sakti. Galaksi Andromeda dapat kamu amati ketika langit cerah tanpa cahaya bulan atau cahaya dan tanpa polusi yang akan terlihat seperti kabut tipis jika kamu melihatnya dengan mata telanjang.

Alangkah lebih baik jika kamu menggunakan teleskop atau teropong bintang karena galaksi ini akan terlihat seperti kumpulan bintang-bintang yang sangat banyak. Dan lebih baik jika kamu melihatnya pada waktu yang lebih tepat agar Galaksi Andromeda lebih mudah untuk diamati, biasanya memasuki bulan September, Oktober, dan November.

4. Galaksi bukan struktur alam semesta terbesar
5 Fakta Galaksi di Alam Semesta, Bima Sakti Bukan yang Terbesar!

Galaksi yang sebesar itu bukan truktur semesta terbesar? Yup, masih ada banyak  struktrur di alam semesta yang lebih besar dari galaksi. Misalnya, Boss Great Well, yaitu diding galaksi seluas lebih dari satu miliar tahun cahaya dengan 830 galaksi.

Struktur semesta paling masif diyakini sebagai Superclusters yang berisi ratusan hingga ribuan galaksi, misalnya Shapley Superclusters dan The Vela Superclusters. Adapun salah satu struktrur terbesar yang ditemukan di alam semesta dinamakan The supervoid atau Eridanus Supervoid, yaitu ruang kosong yang sangat sangat misterius di mana dengan 10.000 galaksi yang hilang.

5. Belum ada teknologi atau wahana antariksa yang memungkinkan manusia keluar dari Galaksi Bima Sakti
5 Fakta Galaksi di Alam Semesta, Bima Sakti Bukan yang Terbesar!

Sampai saat ini belum ada teknologi atau wahana antariksa yang memungkinkan manusia untuk keluar dari Galaksi Bima Sakti, loh. Lalu bagaimana gambar Galaksi Bima Sakti dapat diketahui jika belum ada teknologi yang mampu membawa kita keluar Bima Sakti?

Dengan wahana antariksa bernama Voyager 1 yang letaknya berada di ujung tata surya. Voyager ini merupakan wahana antariksa terjauh yang diluncurkan dari Bumi pada tanggal 5 September 1977. Galaksi yang ada berkisar dari galaksi katai dengan hanya sepuluh juta (107) bintang hingga galaksi raksasa dengan seratus triliun (1014) bintang, yang semuanya mengorbit pada pusat massa galaksi masing-masing.

Matahari adalah salah satu bintang dalam galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit Matahari. Tiap galaksi memiliki jumlah sistem bintang dan gugus bintang yang beragam, demikian juga jenis awan antarbintangnya.

Di antara galaksi-galaksi ini tersebar medium antarbintang berupa gas, debu, dan sinar kosmis. Lubang hitam supermasif terdapat di pusat sebagian besar galaksi. Diperkirakan lubang hitam supermasif inilah penyebab utama inti galaksi aktif yang ditemukan pada sebagian galaksi. Galaksi Bima Sakti diketahui memiliki setidaknya satu lubang hitam supermasif.