SpaceX Menangkan Kontrak Senilai $178 Juta Dengan NASA

SpaceX Menangkan Kontrak Senilai $178 Juta Dengan NASA

SpaceX Menangkan Kontrak Senilai $178 Juta Dengan NASA – Space Exploration Technologies Corporation adalah perusahaan transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat yang didirikan oleh Elon Musk. Perusahaan ini telah mengembangkan keluarga roket Falcon dengan tujuan menjadi kendaraan peluncuran yang dapat dipakai ulang.

SpaceX juga mengembangkan wahana antariksa SpaceX Dragon untuk mengirim suplai dan pergantian awak Stasiun Luar Angkasa Internasional. Perusahaan roket swasta milik Elon Musk, SpaceX, memenangkan kontrak layanan peluncuran senilai 178 juta dolar Amerika Serikat (AS) dari Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA).

Kontrak itu untuk melakukan misi pertama NASA yang berfokus pada bulan es milik planet Jupiter, Europa. Misi yang disebut “Europa Clipper” itu bertujuan untuk mengetahui apakah Europa memiliki kondisi yang cocok untuk kehidupan, kata NASA.

1. Misi dilakukan pada 2024
SpaceX Menang Kontrak NASA untuk Misi ke Bulannya Jupiter

Menurut sebuah pernyataan yang diposting NASA, misi Europa Clipper akan diluncurkan pada Oktober 2024 dari Kennedy Space Center NASA di Florida.

Misi itu akan memakai roket Falcon Heavy milik perusahaan Musk, Space Exploration Technologies.

2. Bukan kontrak pertama NASA yang dimenangkan SpaceX
SpaceX Menang Kontrak NASA untuk Misi ke Bulannya Jupiter

Kontrak ini bukanlah kontrak dari NASA pertama yang dimenangkan SpaceX. Sebelumnya pada April, SpaceX mendapatkan kontrak senilai 2,9 miliar dolar AS untuk membangun pesawat ruang angkasa pendarat bulan untuk program Artemis. Program itu direncanakan untuk membawa astronot NASA kembali ke bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

Namun, kontrak itu ditangguhkan setelah dua perusahaan antariksa saingannya, Blue Origin milik Jeff Bezos dan Dynetics, memprotes pemilihan SpaceX.

3. Roket Falcon Heavy yang terkuat di dunia
SpaceX Menang Kontrak NASA untuk Misi ke Bulannya Jupiter

Roket Falcon Heavy milik SpaceX saat ini merupakan kendaraan peluncuran luar angkasa operasional paling kuat di dunia. Roket ini telah menerbangkan muatan komersial pertamanya ke orbit pada 2019.

Menurut Channel News Asia, dalam misi peluncuran Europa Clipper ini akan dilakukan penyelidikan untuk melakukan survei terperinci terhadap satelit yang tertutup es itu. Bulan Jupiter yang sedikit lebih kecil dari bulan Bumi itu merupakan kandidat utama dalam misi pencarian kehidupan di tempat lain di tata surya.

NASA mengatakan misi ini juga bertujuan untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi dari permukaan Europa, menentukan komposisinya, mencari tanda-tanda aktivitas geologis, mengukur ketebalan cangkang esnya dan menentukan kedalaman dan salinitas lautannya.

Beberapa pencapaian yang diraih SpaceX yaitu Roket swasta berbahan bakar cair pertama yang mencapai orbit (roket Falcon 1 tahun 2008), perusahaan swasta pertama yang meluncurkan wahana antariksa menuju orbit, dan mendaratkannya kembali (Dragon tahun 2010).

Perusahaan swasta pertama yang mengirim wahana antariksa menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (Dragon tahun 2012), mendaratkan roket kelas orbital dengan metode “propulsive landing” untuk pertama kalinya (Falcon 9 tahun 2015), peluncuran kembali roket kelas orbital untuk pertama kalinya (Falcon 9 tahun 2017).

Perusahaan pertama yang mengirim sebuah objek menuju orbit matahari (Tes peluncuran roket Falcon Heavy yang membawa sebuah mobil Tesla Roadster tahun 2018), dan perusahaan swasta pertama untuk mengirim astronot ke orbit dan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (misi SpaceX Crew Dragon Demo-2 dan SpaceX Crew-1 pada tahun 2020).