Paraguay Akan Meluncurkan Satelit Luar Angkasa Pertama Kali

Paraguay Akan Meluncurkan Satelit Luar Angkasa Pertama Kali

Paraguay Akan Meluncurkan Satelit Luar Angkasa Pertama Kali – Republik Paraguay (Bahasa Spanyol: República del Paraguay, Guaraní: Tetã Paraguái), kadang-kadang dieja sebagai Paraguai, adalah sebuah negara di Amerika Selatan yang terkurung daratan dan berada di dua sisi Sungai Paraguay. Pemerintah Paraguay akan segera meluncurkan satelit luar angkasa pertamanya dalam beberapa bulan kedepan.

Satelit buatan Paraguay bernama GuaraniSat-1 ini nantinya akan berguna bagi kebijakan mengenai kebencanaan dan pertanian di negaranya.

Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alami dan satelit buatan. Di samping itu, Dilansir dari Daftar Live22 peluncurkan satelit GuaraniSat-1 ini juga menjadi momentum bagi negara Amerika Selatan tersebut dalam memasuki fase baru kebangkitan teknologi lokal.

1. Satelit pertama milik Paraguay

Salah satu negara yang memiliki kebanggan baru karena memiliki satelit adalah Paraguay. Paraguay pada pertengahan bulan Maret 2021 mengukir sejarah dengan satelit pertamanya yang bernama Guaranisat-1. Satelit tersebut kini menjadi penghuni orbit bumi, berteman dengan satelit-satelit negara lainnya.

Presiden Paraguay, Mario Abdo Benitez pada hari Senin (15/02) mengungkapkan jika negaranya akan meluncurkan satelit luar angkasa pertama pada Sabtu (20/02) nanti. Presiden Paraguay tersebut juga mengungkapkan apresiasinya atas hasil kerja keras ilmuwannya yang berhasil mengembangkan satelit bernama GuaraniSat-1 tersebut.

Pada pengembangannya satelit luar angkasa pertama Paraguay tersebut didesain, dibuat dan diuji oleh tenaga profesional Badan Luar Angkasa Paraguay (AEP). Namun dengan bantuan program BIRDS Project yang diselenggarakan di Kyushu Institute of Technology di Jepang, dilansir dari El Economista.

2. Satelit GuaraniSat-1 akan diluncurkan di Jepang

Melansir dari El Economista, satelit GuaraniSat-1 akan diluncurkan di Jepang melalui Badan Penjelajah Antariksa Jepang (JAXA) untuk diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Sedangkan detil peluncurkan ke orbit akan diumumkan lebih lanjut dalam acara konferensi pers.

GuaraniSat-1 merupakan tipe satelit CubeSate berukuran 10x10x10 cm yang dikembangkan oleh insinyur asal Paraguay bernama Adolfo Lara dan Anibal Mendoza. Kedua insinyur tersebut juga menerangkan bahwa GuaraniSat-1 akan memiliki 9 misi di orbit, yang mana akan ditempatkan paling tidak satu setengah tahun untuk mengambil data.

Nantinya terdapat dua stasiun bumi di Paraguay yang berfungsi untuk mengambil data dari satelit GuaraniSat-1. Kedua stasiun tersebut ditempatkan di Universidad Nacional de Paraguay, San Lorenzo dan satu lagi di wilayah Chaco, dilaporkan dalam Swiss Info.

3. Disebut sebagai tahap baru pengembangan teknologi di Paraguay

Satelit GuaraniSat-1 dipandang sebagai awal dari tahap baru pembangunan teknologi di Paraguay. Maka diharapkan dari adanya pengembangan satelit buatan Paraguay ini akan meningkatkan manajemen dan perencanaan terkait permasalahan terestrial, dikutip dari Swiss Info.

Menurut Direktur Perencanaan AEP, Jorge Kurita mengatakan jika partisipasi Paraguay dalam proyek ini tentu memiliki efek domino di dalam negara. Terdapat pembentukan tim dan kelompok ilmuwan dalam bidang luar angkasa untuk menyelesaikan permasalahan di dalam negeri.

Sementara Alejandro Roman, direktur Pembangunan Penerbangan mengungkapkan jika, pandangan objektif Paraguay dengan GuaraniSat-1 tidak hanya untuk membawa Paraguay dalam kancah luar angkasa. Melainkan juga membawa manfaat untuk memutuskan kebijakan terkait bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan, dikutip dari La Prensa Latina.