Para Bulan yang punya Julukan Berdasarkan karakteristiknya

Para Bulan yang punya Julukan Berdasarkan karakteristiknya

Para Bulan yang punya Julukan Berdasarkan karakteristiknya – Bulan adalah  satelit alami Bumi satu-satunya dan merupakan satelit terbesar kelima dalam Tata Surya. Bulan juga merupakan satelit alami terbesar di Tata Surya menurut ukuran planet yang diorbitnya, dengan diameter 27%, kepadatan 60%, dan massa ​181 (1.23%) dari Bumi.

Di antara satelit alami lainnya, Bulan adalah satelit terpadat kedua setelah Io, satelit Jupiter. Bulan merupakan satelit alami yang mengorbit suatu planet. Berbeda dengan Bumi yang hanya memiliki satu bulan, planet-planet lain di tata surya memiliki puluhan bulan, lho.

Contohnya Saturnus yang memiliki 82 bulan dan Jupiter yang memiliki 79 bulan. Bulan-bulan tersebut telah diidentifikasi dan dipelajari oleh para Agen IDN Poker77 ilmuwan. Hasil dari penelitian memunculkan beragam julukan untuk beberapa bulan berdasarkan karakteristik yang dimilikinya.

1. Io si vulkanik mematikan
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Io adalah bulan terbesar kelima Jupiter. Space dalam lamannya mengungkap bahwa Io merupakan bulan yang memiliki aktivitas vulkanik teraktif di tata surya.

Permukaan Io dipenuhi empat ratus gunung api aktif dengan kisaran tinggi yang mencapai 500 kilometer. Beberapa gunung api tersebut menghasilkan semburan sulfur dan sulfur dioksida yang mencapai ketinggian tiga ratus meter. Namun, laman Forbes menuliskan jika hampir tidak ada fitur kawah yang terbentuk di permukaan Io.

Io terbuat dari batu silikat yang mengelilingi inti besi cair atau sulfida. Sebagian besar permukaannya merupakan dataran luas dengan lapisan sulfur dan sulfur dioksida beku.

Aktivitas vulkanisme di Io kerap kali menghasilkan fenomena unik, seperti semburan vulkanik dan aliran lava. Aliran lava tersebut dapat mengalir sepanjang 500 kilometer. Berubahnya permukaan Io juga disebabkan oleh aliran lava yang dikombinasikan dengan alotrop serta sulfur yang berwarna kuning, merah, putih, hitam, dan hijau.

2. Ganymede sang raja bulan
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Bulan terbesar saat ini dipegang oleh Ganymede, satelit alami Jupiter. Memiliki diameter yang mencapai 5.262 kilometer, Ganymede terbuat dari batu silikan dan es cair. Jarak orbitnya dari Jupiter yaitu sekitar 1.070.450 kilometer dengan masa orbit tujuh hari.

Melansir NASA Solar System Exploration, Ganymede merupakan satu-satunya bulan yang memiliki medan magnet sendiri. Medan magnet tersebut menciptakan fenomena aurora di wilayah kutub utara dan selatan bulan.

Terdapat pula dua wajah permukaan di Ganymede, yaitu terang dan gelap. Bagian terang merupakan area punggungan bukit yang besar, sedangkan bagian gelap dipenuhi oleh kawah tumbukan yang tercipta sekitar empat miliar tahun lalu. Ilmuwan juga menemukan kandungan oksigen tipis dan hirogen atomik di atmosfer Ganymede.

3. Nereid si penjelajah
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Nereid merupakan bulan dari planet kedelapan di tata surya, Neptunus. Bulan ini ditemukan pada 1 Mei 1949 oleh Gerard Kuiper.

NASA Solar System Exploration dalam lamannya menulis bahwa Nereid memiliki orbit yang aneh dari kebanyakan bulan lain di Tata Surya. Keanehan tersebut nampak dari masa orbit Nereid terhadap Neptunus yang hampir menyerupai masa orbit Bumi terhadap Matahari, yaitu 360 hari.

Karena masa orbitnya yang lama, Nereid dijuluki sebagai bulan penjelajah. Nereid juga dicurigai sebagai objek yang tertangkap dari sabuk kuiper karena tingkat keredupannya yang menyerupai asteroid.

4. Hyperion si batu karang
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Hyperion adalah bulan Saturnus yang memiliki bentuk tak beraturan. Penampakannya seperti kepingan-kepingan besar berongga yang menjadi satu layaknya batu karang. Para ilmuwan meyakini Hyperion berasal dari sisa ledakan bulan kuno di tata surya akibat tabrakan yang terjadi jutaan bahkan miliaran tahun lalu.

Memiliki diameter 270 kilometer, Hyperion memiliki kawah pada bagian sisinya. Ditemukan pula kandungan metana beku di permukaannya. Hyperion mengorbit Saturnus selama 21 hari pada jarak 1.500.000 kilometer.

5. Lapetus si muka dua
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Beralih ke bulan terbesar ketiga Saturnus, Lapetus. Ditemukan pada 2007 oleh wahana antariksa Cassini, Lapetus memiliki punggungan bukit khatulistiwa yang besar.

Melansir Space, punggungan bukit tersebut membentang lebih dari 1.300 kilometer di sepanjang khatulistiwa bulan. Beberapa puncak gunung ada yang mencapai ketinggian hingga 20 kilometer.

Punggungan bukit tersebut menutupi tiga perempat permukaan Lapetus.Lapetus memiliki kepadatan yang rendah, hanya sekitar 1 gram per-senti meter kubik. Terdapat pula banyak kawah disekitar permukaannya.

Lapetus dijuluki sebagai bulan Yin-Yang karena memiliki perbedaan warna yang kontras pada kedua bagian sisinya. Perbedaan warna tersebut membuat bulan ini seperti memiliki dua wajah, bagian depan berwarna gelap dan bagian belakang berwarna terang.

Lapetus memiliki orbit paling miring dari kebanyakan satelit alami Saturnus. Orbitnya memotong cincin Saturnus dati atas ke bawah.

6. Atlas si UFO alien
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Atlas adalah bulan Saturnus yang memiliki bentuk super unik, yakni pesawat alien atau UFO. Penampakan tersebut disebabkan oleh punggungan bukit khatulistiwa besar di permukaan Atlas. Karena diameter Atlas yang hanya 30, 2 kilometer, punggungan bukit tersebut terlihat jelas membentuk piring terbang layaknya UFO.

Berlokasi di tepi luar cincin Saturnus, Atlas memiliki masa orbit yang hanya empat belas jam. Citra pertama Atlas diambil oleh wahana antariksa Voyager ketika melintasi bulan Atlas.

7. Miranda si bola aneh
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Miranda adalah bulan Uranus yang dijuluki sebagai bola teraneh di Tata Surya. Bola aneh ini ditemukan pada 16 Februari 1948 oleh Gerard Kuiper. Miranda merupakan satelit terkecil dan terdekat dengan Uranus dari lima satelit utama.

Memiliki diameter 470 kilometer, Miranda berputar dengan gravitasinya sendiri. Terdapat tebing setinggi 10 kilometer di daratannya. Tebing tersebut dinobatkan sebagai tebing tertinggi di tata surya. Miranda juga memiliki medan yang bergerigi dan terjal.

Selain itu, Miranda juga disebut-sebut sebagai bulan dengan aktivitas geologis paling aktif di dalam sistem Uranus.

8. Enceladus si bulan es
8 Bulan yang Memiliki Julukan Unik di Tata Surya, Ada Bulan Es!

Satu lagi satelit alami Saturnus yang menarik perhatian karena permukaannya yang berkilauan, yaitu Enceladus. Kilau permukaan Enceladus tercipta dari refleksi lapisan es segar dan bersih yang melapisi permukaannya. Sudah dipastikan suhu Enceladus sangat dingin. Pada siang hari saja suhunya mencapai -198 derajat selsius.

Laman NASA Solar System Exploration menyatakan bahwa wahana antariksa Cassini menemukan adanya semburan yang keluar dari area Kutub Selatan Enceladus. Tak hanya itu, terlihat pula geyser dari gunung api es yang berada di dekat Kutub Selatan.

Di dalam permukaan es Enceladus terdapat lautan tersembunyi. Para ilmuwan juga menemukan adanya kandungan molekul organik kompleks di Enceladus, yang mana merupakan senyawa kimia yang dapat membentuk makhluk hidup.

Bulan berada pada rotasi sinkron dengan Bumi, yang selalu memperlihatkan sisi yang sama pada Bumi, dengan sisi dekat ditandai oleh mare vulkanik gelap yang terdapat di antara dataran tinggi kerak yang terang dan kawah tubrukan yang menonjol.

Bulan adalah benda langit yang paling terang  setelah Matahari. Meskipun Bulan tampak sangat putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi dari aspal cair.