NASA Telah Sukses Menurunkan Pesawat Penjelajah di Mars

NASA Telah Sukses Menurunkan Pesawat Penjelajah di Mars

NASA Telah Sukses Menurunkan Pesawat Penjelajah di Mars – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (bahasa Inggris: National Aeronautics and Space Administration; disingkat NASA) adalah badan independen Pemerintah Federal AS yang bertanggung jawab atas program luar angkasa sipil, serta penelitian aeronautika dan luar angkasa. Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, akhirnya berhasil mendaratkan pesawat penjelajah Preserverance NASA di planet Mars pada hari Kamis, 18 Februari 2021, waktu setempat.

Pesawat tersebut akan berada di Mars dalam waktu 2 tahun ke depan. Bagaimana proses pendaratan pesawat tersebut?

NASA didirikan pada tahun 1958, menggantikan National Advisory Committee for Aeronautics (NACA). Badan baru ini memiliki orientasi sipil yang berbeda, Dilansir dari Daftar Live22 mendorong penerapan damai di ilmu ruang angkasa.

1. Wakil Manajer proyek misi tersebut menyebutkan bahwa pesawat tersebut dalam kondisi sangat baik

Dilansir dari BBC, Wakil Manajer proyek misi tersebut, Matt Wallace, mengatakan saat proses pendaratan, pesawat tersebut kondisinya sangat baik dan para insinyur di kontrol misi NASA yang berada di California, Amerika Serikat, tak lupa meluapkan kegembiraannya ketika mengabarkan konfirmasi pendaratan. Kendaraan roda enam itu saat ini akan menghabiskan waktu selama 2 tahun ke depan untuk mengebor bebatuan setempat demi mencari bukti kehidupan masa lalu. Kawah Jezero, yang merupakan tempat pendaratan pesawat penjelajah di planet Mars, diperkirakan pernah menguasai danau berukuran raksasa sekitar miliaran tahun lalu, di mana terdapat air dan juga kemungkinan ada kehidupan.

Pengendali yang mengingatkan sinyal bahwa Perserverence NASA turun dan aman tiba pada pukul 20:55 waktu GMT pada hari Kamis, 18 Februari 2021. Di masa lalu, mereka mungkin meluapkan kegembiraannya dengan memeluk satu sama lain, akan tetapi protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 berarti mereka semua telah dipisahkan oleh layar Perspex. Analisa pasca pendaratan menunjukkan bahwa pesawat tersebut telah jatuh sekitar 2 km ke tenggara fitur delta di Jezero yang akan diselidiki oleh Preserverence NASA.

2. Tak lupa, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, memberikan ucapan selamat kepada mereka yang terlibat dalam misi ini

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, merasa bangga sekali kepada mereka yang terlibat dalam misi penjelajah ke planet Mars dan menelepon pejabat administrator NASA, Steve Jurczyk dengan memberikan ucapan selamat. Dalam cuitan yang dibuat oleh Joe Biden melalui media sosial akun Twitter miliknya, ia mengatakan bahwa ini membuktikan dengan kekuatan sains dan kecerdikan Amerika Serikat, tidak ada yang tidak mungkin.

Menurut pejabat administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, Thomas Zurbuchen, mengatakan karena peristiwa yang begitu menarik, sampel murni pertama dari lokasi yang didokumentasikan dengan cermat di planet lain selangkah lebih dekat untuk dikembalikan ke Bumi.

Ia juga menambahkan Preserverence adalah langkah pertama dalam membawa kembali bebatuan dan regolith dari planet Mars dan pihaknya sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi oleh sampel murni dari Mars ke Bumi. Zurbuchen juga berbagi bahwa terlepas dari kenyataan bahwa banyak dari mereka di tim Preserverance tidak dapat berada di lokasi Jet Propolusion Laboratory NASA karena protokol kesehatan di situasi pandemi COVID-19.

3. Alasan kawah Jezero begitu menarik dalam penjelajahan kali ini

Kawah Jezero dengan lebar 45 km dinamai menurut sebuah kota yang berada di negara Bosnia-Herzegovina, di mana dalam bahasa Slavia, kata “jezero” berarti danau. Jezero menampikan berbagai jenis batuan, termasuk lempung dan karbonat, yang berpotensi melestarikan jenis molekul organik yang akan mengisyaratkan keberadaan kehidupan masa lalu. Yang paling menarik adalah sedimen “cincin bak mandi” yang diletakkan di tempat yang dulunya merupakan garis pantai danau purba dan disinilah Preserverance NASA dapat menemukan apa yang disebut stromatolit di Bumi.

Penemuan bebatuan paling menarik di Preserverance akan dikemas menjadi tabung-tabung kecil untuk dibiarkan di permukaan. NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) telah menyusun rencana multi-miliaran dolar Amerika Serikat untuk mengambil silinder menjelang akhir dekade ini. Ini akan menjadi upaya kompleks yang melibatkan penjelajah kedua, roket Mars, dan satelit besar untuk mengirim pulang material Jezero.

Dalam eksplorasi Mars, mengembalikan sampel adalah langkah logis dan perlu dilakukan, bahkan jika Preserverance menemukan sesuatu yang tampak seperti tandatangan biologis, bukti tersebut hampir pasti akan diperdebatkan, seperti klaim jejak kehidupan purba di Bumi biasanya.