Kategori Dwarfisme Dan Gejalanya

Kategori Dwarfisme Dan Gejalanya – Dwarfisme adalah kondisi tubuh pendek karena faktor genetik atau kondisi medis tertentu. Rata-rata tinggi badan orang dewasa dengan dwarfisme sekitar 122 cm. Meski demikian, dwarfisme berbeda dengan stunting yang merupakan terhambatnya pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis.

di indonesia sendiri, banyak orang yang masuk dengan kategori seperti ini, dan menjadi kan mereka terkadang unik dan banyak di sukai oleh orang orang.

Ada dua kategori dwarfisme, yaitu disproporsional dan proporsional. Pada dwarfisme disproporsional, ukuran torso masih normal namun tangan dan kaki lebih pendek. Atau, bagian punggung lebih pendek dengan lengan yang tetap panjang. .onversity.

Sementara pada dwarfisme proporsional, seluruh bagian tubuh tetap menunjukkan proporsi sebagaimana mestinya namun dengan bentuk lebih pendek., adapun Beberapa jenis dwarfisme adalah:

1. Achondroplasia

Ini adalah jenis dwarfisme yang paling umum terjadi, sekitar 70% kasus dwarfisme adalah achondroplasia. Setidaknya kasus dwarfisme terjadi 1 pada setiap 26.000-40.000 bayi yang lahir. Ciri-ciri dwarfisme achondroplasia adalah pundak panjang namun bagian atas kaki dan tangan lebih pendek.

Kategori Dwarfisme Dan Gejalanya

3. Diastrophic dysplasia

Lebih langka lagi, ini jenis dwarfisme yang terjadi 1 di setiap 100.000 bayi yang lahir. Orang yang mengalaminya memiliki lengan dan betis yang lebih pendek.

4. Skeletal dysplasia

Kondisi dwarfisme skeletal dysplasia terjadi karena faktor mutasi genetik. Ini bisa terjadi karena faktor keturunan maupun tidak. Untuk mengalami hal ini, seseorang harus mengalami mutasi gen dari kedua orangtuanya, bukan hanya salah satu.

Penyebab dwarfisme

Hingga kini berbagai penelitian menemukan ada lebih dari 300 hal yang menyebabkan dwarfisme. Meski penyebab yang paling dominan adalah faktor genetik, kondisi kesehatan lain seperti dibawah ini juga bisa jadi pemicunya: Daftar Live22

1. Turner syndrome

Sindrom Turner ini hanya terjadi pada perempuan. Pemicunya adalah anak yang tidak mendapatkan dua kromosom X yang berfungsi sempurna, seperti hanya salah satu yang berfungsi sempurna. Laki-laki tidak mengalaminya karena memiliki kromosom X dan Y.

2. Achondroplasia

Seperti yang disebutkan di atas, achondroplasia adalah dwarfisme yang terjadi karena faktor keturunan. Artinya, salah satu dari orangtuanya juga memiliki kondisi yang sama. Ini adalah penyebab terjadinya dwarfisme yang paling umum.