Inilah Planet yang bahaya di Alam Semesta Untuk Ditinggali

Inilah Planet yang bahaya di Alam Semesta Untuk Ditinggali

Inilah Planet yang bahaya di Alam Semesta Untuk Ditinggali – ilmu pengetahuan  adalah usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Kemajuan dalam ilmu pengetahuan manusia telah banyak mengirim misi untuk menjelajah di luar angkasa. Pengetahuan kita mengenai alam semesta yang dulunya penuh dengan misteri, sekarang dengan perlahan tapi pasti manusia mulai menemukan jawaban misteri-misteri tersebut.

eiring dengan pesatnya penjelajahan luar angkasa, banyak ditemukan objek-objek baru yang beberapa di antaranya memiliki karakteristik yang unik. Misalnya, planet yang kita ketahui sebagai objek langit yang mempunyai kemungkinan kehidupan ternyata menyimpan banyak misteri. Beberapa di antaranya bahkan sangat berbahaya.

Di bawah ini Daftar Live22 adalah 7 planet paling berbahaya di alam semesta yang mustahil akan adanya kehidupan.

1. Proxima b

Proxima Centauri b (disebut juga Proxima b) adalah sebuah eksoplanet yang mengorbit dalam zona laik huni dari bintang katai merah Proxima Centauri, bintang terdekat dengan Matahari. Proxima b adalah salah satu planet yang mengorbit bintang Proxima Centauri, bintang katai merah yang berjarak 4,24 tahun cahaya dari Bumi. Pada awal ditemukan planet ini, banyak ilmuwan yang optimis bahwa planet ini bisa dihuni sebab mempunyai air dan sifat yang mirip dengan Bumi. Namun, mereka segera menyadari bahwa dugaan itu salah.

2. Venus

Venus adalah planet terdekat kedua dari Matahari setelah Merkurius. Planet ini mengorbit Matahari selama 224,7 hari Bumi. Tak perlu jauh-jauh, salah satu planet paling berbahaya adalah tetangga planet Bumi; Venus. Venus adalah planet paling mematikan dalam tata surya kita berkat awannya yang kaya sulfur dioksida.

Karena suhu planet yang tinggi, hujan tidak pernah mencapai permukaan Venus. Rintiknya menguap di tengah perjalanan dan berubah kembali menjadi awan panas.

3. OGLE-TR-56b

OGLE-TR-56 b adalah Yupiter panas ekstrasurya yang terletak sekitar 4892,3 tahun cahaya (1500 parsec) di konstelasi Sagitarius, mengorbit bintang OGLE-TR-56. Planet OGLE-TR-56b terletak di konstelasi Sagitarius yang berjarak 5.000 tahun cahaya dari Bumi. Dijuluki “Jupiter panas”. Planet OGLE-TR-56b telah bergerak terlalu dekat dengan bintangnya sendiri. Begitu dekat sehingga satu tahun hanya selama 29 jam, dan suhu permukaan planet mencapai 2.000 Kelvin.

4. TrES-2b

TrES-2b (atau Kepler-1b) adalah sebuah planet luar surya yang mengorbit bintang GSC 03549-02811 dan terletak 718 tahun cahaya dari sistem tata surya kita. Dilansir Posci.com, bisa dibilang planet TrES-2b merupakan planet paling gelap di luar angkasa. Terletak pada rasi bintang Draco sejauh 750 tahun cahaya dari bumi, planet ini menyerap 99 persen cahaya yang diterimanya dari bintang GSC 03549-02811 sehingga membuatnya terlihat sangat gelap.

5. OGLE-2005-BLG-390Lb

OGLE-2005-BLG-390Lb adalah planet berbatu dengan atmosfer yang sangat tipis yang terletak tepat di tengah galaksi Bima Sakti. Ketiga faktor itu membuat para astronom mengira bahwa planet ini bisa mengandung kehidupan. Namun, saat ini para ilmuwan percaya bahwa hal tersebut cukup mustahil.

Suhu permukaan pada OGLE-2005-BLG-390Lb adalah sekitar -220 derajat Celcius (-364°F), yang terlalu rendah untuk mendukung kehidupan seperti yang kita kenal. Sebagai perbandingan, suhu terendah yang pernah dicatat di Bumi adalah -97,8 derajat Celcius (-144°F).

Temperatur tersebut tercatat di daerah Antartika yang belum pernah terpapar sinar matahari. Upaya untuk bernapas di daerah itu akan menghancurkan paru-paru kita dan menyebabkan kematian instan.

6. Upsilon Andromedae b

Upsilon Andromedae b adalah salah satu planet ekstrasurya yang berputar di sekitar bintang Upsilon Andromedae A, yang berjarak 44 tahun cahaya dari Bumi. Planet ini terlalu dekat dengan mataharinya sehingga menyelesaikan orbit hanya dalam 4,6 hari.

Panas dari bintang Upsilon Andromedae mengenai sisi planet ekstrasurya Upsilon Andromedae b yang menghadap matahari, menyebabkan udara memanas. Ketika udara itu menjadi cukup panas, angin mengangkutnya ke ujung yang berlawanan dari planet ekstrasurya.

Pada saat yang sama, angin mengangkut udara dingin di ujung yang berlawanan ke sisi yang menghadap matahari. Kemudian proses berlanjut. Saklar kontinu berarti bahwa sisi yang terlindung dari matahari memiliki aliran udara panas yang dahsyat sedangkan sisi yang menghadap matahari memiliki udara yang lebih dingin.

7. WASP-121b

WSP-121b begitu dekat dengan bintangnya sehingga suhunya berkisar sekitar 2.540 derajat Celcius (4.600°F). Benda padat atau cair tidak dapat terbentuk di sana, dan semuanya tetap dalam kondisi gas. Ini termasuk atmosfer logamnya, yang diisi dengan besi dan gas magnesium.

Bintang ini mampu melakukan tarikan gravitasi yang berat pada planet ekstrasurya. WASP-121b tidak dapat menahan tarikan karena memiliki gaya gravitasi yang lemah. Ia berhasil menahan sebagian, menyebabkannya bengkok sehingga bentuknya tidak sempurna seperti bola.