Inilah Dampak Negatif Saat Ukuran Bumi Jadi Sebesar Jupiter

Inilah Dampak Negatif Saat Ukuran Bumi Jadi Sebesar Jupiter

Inilah Dampak Negatif Saat Ukuran Bumi Jadi Sebesar Jupiter – Jupiter atau Yupiter adalah planet terdekat kelima dari Matahari setelah Merkurius,  Venus, Bumi, dan Mars. Planet ini juga merupakan planet terbesar di Tata Surya. Jupiter merupakan raksasa gas dengan massa seperseribu massa Matahari dan dua setengah kali jumlah massa semua planet lain di Tata Surya.

Jupiter telah dikenal oleh para astronom sejak zaman kuno, dan dikaitkan dengan mitologi dan kepercayaan religius banyak peradaban. Bangsa Romawi menamai planet ini dari dewa Jupiter dalam mitologi Romawi. Beberapa tahun belakangan, NASA dan badan antariksa dunia lain sedang gencar-gencarnya mencari planet yang mirip dengan Bumi. Kabar baiknya, mereka menemukan banyak sekali planet yang mirip Bumi di luar sana.

Beberapa di antaranya lebih besar dari Bumi, bahkan ada yang seukuran planet Jupiter. Well, tinggal di planet sebesar Jupiter mungkin terdengar seperti ide yang bagus. Namun di sisi lain, ukuran planet yang sangat besar juga menimbulkan masalah serius bagi semua makhluk, termasuk manusia. Masalah apa saja yang dimaksud?

1. Semua tempat jadi lebih jauh
5 Masalah yang Terjadi jika Bumi Sebesar Jupiter, Gimana Nasib Kita?

Seandainya Bumi sebesar Jupiter, maka luas permukaan planet kita mencapai 61,42 miliar kilometer persegi. Dilansir Space, dengan luasnya yang gak kira-kira itu, setiap orang akan memiliki lahan yang cukup besar untuk dirinya sendiri. Menyenangkan memang, tetapi sisi buruknya segala tempat yang kita kunjungi akan jadi lebih jauh biasanya. Jika di Bumi kita hanya butuh beberapa menit untuk sampai ke minimarket, maka di Super Earth, kita butuh waktu selama berjam-jam untuk sampai.

2. Bumi akan lebih sering ditabrak oleh asteroid
5 Masalah yang Terjadi jika Bumi Sebesar Jupiter, Gimana Nasib Kita?

Semakin besar sebuah planet, maka akan semakin besar juga gravitasinya. Dilansir The What If Show, karena gravitasinya makin besar, maka akan semakin banyak juga benda luar angkasa yang tertarik masuk ke planet tersebut.

Planet Jupiter misalnya, memiliki gravitasi 2,47 kali lebih kuat dari Bumi, planet ini menjadi sasaran empuk bagi asteroid. Dalam satu tahun, ada sekitar 60 asteroid yang menabrak Jupiter.

Coba bayangkan jika kondisi itu terjadi di Bumi kita. Masalahnya, asteroid yang mencapai Bumi bukan hanya menyebabkan terjadinya sebuah ledakan besar, namun juga memicu perubahan iklim.

Debu-debu sisa tabrakan terbang ke atmosfer, menghalangi cahaya matahari. Kekurangan cahaya Matahari membuat suhu Bumi turun drastis, dan lambat-laun membunuh hampir semua makhluk yang hidup di permukaannya.

3. Manusia akan jadi lebih pendek
5 Masalah yang Terjadi jika Bumi Sebesar Jupiter, Gimana Nasib Kita?

Gravitasi bukan cuma bisa mengundang asteroid, tetapi juga mengubah penampilan manusia. Dilansir Times Now, saat para astronaut tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), gravitasi yang rendah membuat tulang belakang mereka memanjang yang akhirnya membuat astronaut tumbuh beberapa senti lebih tinggi. Kondisi sebaliknya akan terjadi jika manusia tinggal di Bumi raksasa. Gravitasi Super Earth yang kuat membuat tulang belakang manusia jadi makin padat. Akibatnya, manusia akan jadi lebih pendek dari seharusnya.

4. Pohon-pohon akan tumbang
5 Masalah yang Terjadi jika Bumi Sebesar Jupiter, Gimana Nasib Kita?

Manusia bukan satu-satunya yang akan jadi korban jika Bumi memiliki ukuran sebesar Jupiter. Dilansir Bright Side, gravitasi Bumi raksasa juga akan membuat pohon-pohon tumbang. Pada dasarnya sebuah pohon akan bertambah tinggi jika energi yang mereka dapatkan dari fotosintesis lebih besar.

Energi inilah yang akan membantu pohon menyebarkan air dan nutrisi ke seluruh bagian tubuhnya. Sayangnya, gravitasi Super Earth akan mengganggu keseimbangan ini. Pohon-pohon akan membutuhkan energi lebih banyak untuk mengedarkan nutrisi. Ketika pohon tidak sanggup untuk melakukannya, mereka akan tumbang. Pohon baru memang akan tumbuh, tapi tidak akan setinggi varietas sebelumnya.

5. Manusia akan kesulitan meluncurkan pesawat ruang angkasa
5 Masalah yang Terjadi jika Bumi Sebesar Jupiter, Gimana Nasib Kita?

Melihat kondisi Super Earth yang berbahaya, satu-satunya pilihan manusia untuk selamat adalah terbang kembali ke Bumi. Masalahnya kembali ke Bumi adalah pilihan yang hampir mustahil untuk dilakukan. Selain jarak Bumi dan Super Earth yang mencapai jutaan tahun cahaya, meluncurkan pesawat di sana juga jauh lebih sulit.

Lagi-lagi masalahnya ada di gravitasi Super Earth yang terlalu kuat. Dilansir Space, untuk dapat meluncurkan sebuah pesawat luar angkasa, para astronom harus menyiapkan bahan bakar dalam jumlah yang jauh lebih banyak. Di sisi lain, bahan bakar yang lebih banyak akan membuat roket atau pesawat luar angkasa jadi lebih berat dan berisiko untuk terbang.

Sekilas pindah ke planet sebesar Jupiter mungkin terdengar seperti ide yang bagus, apalagi kalau memang planet tersebut berada di zona layak huni dan memiliki air. Namun dengan gravitasi yang mengerikan, rasanya akan sulit bagi manusia untuk bertahan di sana.

Jupiter sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium. Seperempat massa Jupiter merupakan helium, walaupun jumlahnya hanya sepersepuluh komposisi Jupiter. Planet ini mungkin memiliki inti berbatu yang terdiri dari unsur-unsur berat, namun tidak memiliki permukaan yang padat layaknya raksasa gas lainnya.

Akibat rotasinya yang cepat, planet ini berbentuk bulat pepat (terdapat tonjolan di sekitar khatulistiwa Jupiter). Atmosfer luar terbagi menjadi beberapa lapisan di lintang yang berbeda, dan interaksi antara batas-batas lapisan tersebut menghasilkan badai.