Ini Dia Kenyataan Ilmiah dari Planet 55 Cancri e

Ini Dia Kenyataan Ilmiah dari Planet 55 Cancri e

Ini Dia Kenyataan Ilmiah dari Planet 55 Cancri e – Badan Penerbangan dan Antariksa (bahasa Inggris: National Aeronautics and Space Administration, disingkat NASA) adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa Amerika Serikat dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang. NASA dalam laman resminya mencatat bahwa sekitar 40 tahun cahaya dari Bumi terdapat sebuah eksoplanet (planet di luar Tata Surya kita) yang diduga terbentuk dari mineral-mineral berharga. Planet tersebut dinamakan 55 Cancri e.

55 Cancri e (disingkat 55 Cnc e atau biasa disebut Janssen /ˈænsən/) adalah sebuah eksoplanet yang mengorbit bintang yang menyerupai matahari yaitu bintang 55 Cancri A. Nah, tentunya kamu penasaran dengan planet yang konon terbuat dari berlian ini, kan?

Inilah lima fakta ilmiah tentang 55 Cancri e, sebuah planet berlian yang Dikutip dari Daftar Live22 berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi.

1. Sebagian besar planet ini terdiri dari berlian

Jika diukur menurut kemewahan ala manusia Bumi, maka Planet 55 Cancri e merupakan salah satu planet termahal di alam semesta. Laman Astronomy mencatat bahwa planet tersebut merupakan planet yang sebagian besar terdiri dari berlian.

Planet ini ditemukan pertama kalinya pada 2004 silam, di mana studi dan penelitian mengatakan bahwa sekitar 70 persen planet tersebut merupakan berlian utuh yang terbentuk akibat unsur karbon yang terpapar suhu ekstrem dalam kurun waktu yang sangat lama.

Hingga saat ini, beberapa peneliti dan astronom dunia masih meneliti tentang unsur-unsur yang ada di eksoplanet tersebut. Meskipun sebagian besarnya terdiri dari berlian, penampakan 55 Cancri e jelas sangat berbeda dengan berlian yang sering terlihat di Bumi.

2. Ukurannya dua hingga tiga kali lebih besar dibanding Bumi

Planet yang terdiri dari berlian dan grafit ini memiliki ukuran yang lebih besar daripada Bumi, seperti ditulis dalam halaman Space. Ukurannya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat lebih besar.

Namun, karakternya sangat berbeda dengan planet-planet lainnya, karena suhu di permukaannya mencapai 2.700 derajat celcius. Suhu permukaan yang berkebalikan dengan suhu inti planet inilah yang menyebabkan terbentuknya berlian dan grafit pada sebagian besar planet.

Salah satu ciri terlihat dari planet ini adalah kepadatan massa yang sangat tinggi, bahkan jauh melebihi kepadatan massa planet yang seukuran dengannya. Apakah kepadatan tersebut muncul akibat peluruhan karbon atau bukan, hingga kini ilmuwan masih melakukan studi terkait hal tersebut.

3. Memiliki aliran lava mirip seperti planet pada umumnya

NASA melalui teleskop luar angkasa Spitzer pernah menangkap gambar yang mengatakan keberadaan aliran lava di planet ini. Para ilmuwan mengatakan bahwa lava akan mengalir bebas akibat gaya tarik gravitasi dan akan mengeras di satu titik tertentu.

Danau-danau lava yang ada di 55 Cancri e akan langsung terlihat dari luar angkasa dan akan mewujudkan titik-titik panas lokal dengan suhu yang sangat tinggi. Akibat atmosfer yang tebal, penampakan aliran lava tersebut tidak terlihat dengan jelas jika hanya diamati dari teleskop luar angkasa.

4. Tidak ada uap air di atmosfer 55 Cancri e

Studi NASA yang dilakukan pada 2016 silam menyimpulkan bahwa atmosfer di Planet 55 Cancri e tidak mengandung uap air, seperti dicatat dalam Sci News. Sebagian besar atmosfernya hanya terdiri dari hidrogen dan helium.

Tampaknya hal inilah yang membuat mengapa 55 Cancri e dapat terbentuk menjadi planet berlian dan grafit. Studi ilmiah ini juga diperkuat oleh data-data yang diambil melalui pengamatan dengan menggunakan teleskop luar angkasa Hubble.

Studi ini juga merupakan langkah signifikan untuk jenjang lebih lanjut. Pasalnya, sebelumnya tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa atmosfer 55 Cancri e memiliki beberapa unsur gas yang sedikit mirip dengan Bumi.

5. Ada beberapa planet di sekitar 55 Cancri e yang diduga dapat mendukung kehidupan

Jika 55 Cancri e jelas-jelas tidak dapat mendukung kehidupan biologis, bagaimana dengan planet-planet di sekitarnya? Ternyata, astronom dan ilmuwan sedang melakukan penelitian terkait hal ini, lho.

Selain 55 Cancri e, ada sekitar 4 atau 5 planet di zona yang sama yang masih belum diteliti lebih lanjut. Namun, beberapa planet asing tersebut tidak sama dengan planet berlian yang sudah lebih dulu diteliti.

Setidaknya ada satu planet yang dianggap dapat mendukung kehidupan biologis layaknya di Bumi, seperti di catat dalam laman sains Astrobiology. Planet tersebut diberi kode 55-Cnc, di mana atmosfer di planet tersebut diperkirakan dapat mendukung kehidupan biologis.

Itulah beberapa fakta ilmiah tentang Planet 55 Cancri e, sebuah eksoplanet yang sebagian besar terdiri dari berlian. Untuk saat ini teknologi manusia masih belum dapat ke sana. Jadi, jangan terlalu berharap, ya!