Fenomena Unik dari Matahari yang Membuatmu Semakin Takjub

Fenomena Unik dari Matahari yang Membuatmu Semakin Takjub

Fenomena Unik dari Matahari yang Membuatmu Semakin Takjub – Matahari atau Surya  adalah bintang di pusat tata surya. Bentuknya nyaris bulat dan terdiri dari plasma panas bercampur medan magnet. Meskipun tergolong sebagai benda mati, bintang-bintang di ruang angkasa juga memiliki siklus hidup dan terus aktif setiap saat. Siklus dan aktivitas inilah yang kemudian dapat menciptakan sebuah fenomena yang dapat kita amati dari Bumi.

Tentunya Matahari sebagai bintang pusat di tata surya kita juga tak luput dari aktivitas-aktivitas rutinnya. Kebanyakan aktivitas tersebut memiliki tujuan untuk menghasilkan energi bagi Matahari sendiri agar tetap stabil maupun untuk dipancarkan pada benda-benda langit lain yang mengorbit padanya.

Bahkan, tak jarang aktivitas yang dilakukan Matahari itu punya dampak yang cukup signifikan terhadap kehidupan manusia di Bumi. Nah, Matahari ternyata memiliki banyak peristiwa unik yang bakal membuatmu semakin takjub dengan bintang pusat kita ini. Penasaran bukan? Yuk, simak dalam artikel berikut ini!

1. Suar Matahari
Bikin Takjub, Ini 5 Fenomena Unik dari Aktivitas Matahari

Suar Matahari dapat terjadi ketika medan elektromagnetik bintang tersebut saling mengikat, berpapasan, maupun mengatur ulang tingkat suhu di permukaan. Hasil dari fenomena ini adalah ledakan energi yang dapat menghasilkan radiasi dalam tingkat tinggi pada ruang angkasa.

Kala itu, atmosfer Bumi penuh dengan energi sehingga banyak mesin telegraf yang mengirim pesan sendiri tanpa terhubung dengan listrik dan ada pula pesan-pesan tidak jelas yang terkirim secara acak. Saat ini, fenomena suar Matahari tersebut dikenal dengan nama Carrington Event dan diketahui merupakan yang terbesar dalam 500 tahun terakhir.

2. Tonjolan Matahari
Bikin Takjub, Ini 5 Fenomena Unik dari Aktivitas Matahari

Tonjolan Matahari (solar prominence) merupakan fenomena di mana terdapat suatu terbentuknya sebuah plasma pada piringan hitam Matahari yang terus membesar dan semakin terang. Ia terus memanjang keluar dari permukaan hingga membentuk sebuah lingkaran.

Dilansir NASA, fenomena penonjolan tersebut berasal dari permukaan Matahari di fotosfer dan terus meluas hingga ke atmosfer luarnya yang sangat panas atau yang biasa disebut dengan corona.

Ukuran dari tonjolan Matahari ini juga tidak bisa dianggap remeh. Satu lingkaran penuh dapat membentang hingga ribuan mil yang membuatnya jauh lebih besar dari ukuran Bumi. Sayangnya, para peneliti belum tahu secara pasti soal bagaimana dan mengapa fenomena ini terjadi.

3. Coronal mass ejection (CME)
Bikin Takjub, Ini 5 Fenomena Unik dari Aktivitas Matahari

Coronal mass ejection (CME) merupakan peristiwa yang terjadi di bagian luar atmosfer Matahari atau yang dikenal dengan sebutan corona. Fenomena ini dapat terjadi akibat adanya medan elektromagnetik yang besar dari permukaan Matahari yang meledak.

Dilansir NASA, CME merupakan ledakan dari medan elektromagnetik yang tertutup dan mengeluarkan plasma yang telah terisi energi listrik. Hasil dari ledakan ini sendiri jika terjadi dalam skala besar nampak cukup mengerikan.

Akibatnya, material hasil ledakan CME tersebut dapat menghantam planet-planet maupun benda lain yang cukup dekat dengannya. CME biasanya terjadi bersamaan dengan fenomena suar Matahari. Akan tetapi, ia juga bisa terjadi secara terpisah darinya.

4. Angin Matahari
Bikin Takjub, Ini 5 Fenomena Unik dari Aktivitas Matahari

Angin Matahari (solar wind) merupakan fenomena yang terjadi ketika muatan energi yang dihasilkan Matahari dikeluarkan dan terhempas hingga ke seluruh bagian tata surya. Seperti yang sudah diketahui, Matahari tak hanya menghasilkan panas bagi planet-planet di sekitarnya, melainkan juga memproduksi sejumlah energi dalam bentuk listrik.

Dilansir Space Weather Prediction Center, energi yang dilepaskan oleh Matahari tersebut sebagian besar merupakan proton dan elektron yang telah berbentuk seperti plasma. Energi tersebut terus bergerak hingga mampu mencapai kecepatan 500-800 kilometer per detik pada angin yang cepat dan sekitar 400 kilometer per detik untuk angin yang lamban.

Fenomena ini sendiri dapat mempengaruhi cuaca di ruang angkasa. Jika kecepatan angin cenderung cepat, maka ia dapat menghasilkan badai geomagnetik. Sedangkan jika angin yang lambat akan membuat cuaca ruang angkasa lebih tenang.

5. Bintik Matahari
Bikin Takjub, Ini 5 Fenomena Unik dari Aktivitas Matahari

Ketimbang suatu fenomena, bintik Matahari sebenarnya merupakan area di permukaan Matahari yang berwarna gelap. Area ini memiliki suhu yang lebih rendah daripada bagian lain dari Matahari atau sekitar 4.200-6.000 derajat Celcius.

Meskipun bukan sebuah fenomena, dilansir NASA, bintik Matahari merupakan salah satu area di mana terjadinya berbagai aktivitas Matahari. Sebab, area yang cenderung lebih dingin ini mengandung banyak medan elektromagnetik yang sangat kuat. Medan elektromagnetik tersebut kemudian dapat memerangkap panas yang terdapat di dalam Matahari untuk mencegahnya keluar dari hingga ke permukaan.

Sebagai pusat dari medan elektromagnetik, maka sudah pasti kalau fenomena-fenomena yang telah dijelaskan di atas mayoritas terjadi di sekitar ataupun di dekat bintik Matahari. Ia juga berotasi dengan waktu yang mirip dengan Bumi. Untuk mencapai rotasi sempurnanya, bintik Matahari memerlukan waktu 27 hari.