Enam Objek Langit yang Masih Menjadi Misteri Bagi Peneliti

Enam Objek Langit yang Masih Menjadi Misteri Bagi Peneliti

Enam Objek Langit yang Masih Menjadi Misteri Bagi Peneliti – Alam semesta adalah seluruh ruang waktu kontinu tempat kita berada, dengan energi dan materi yang dimilikinya. Usaha untuk memahami pengertian alam semesta dalam lingkup ini pada skala terbesar yang memungkinkan, ada pada kosmologi. Alam semesta adalah ruangan yang sangat besar dengan berbagai objek unik di dalamnya.

Model-model ilmiah awal untuk Alam semesta dikembangkan oleh para filsuf Yunani kuno dan filsuf India kuno dan bersifat geosentris, menempatkan Bumi di pusat Alam semesta. Di ruangan super besar yang kita huni ini terdiri dari berbagai benda langit, di antaranya planet, bintang, galaksi, dan lainnya.

Dari seluruh benda langit yang ada, terdapat objek yang masih menjadi menjadi misteri yang belum terpecahkan oleh para peneliti. Dikutip dari livescience, inilah keenam objek langit tersebut.

1. Misteri sinyal radio
6 Objek Alam Semesta yang Masih Belum Terpecahkan Misterinya 

Sejak 2007, peneliti beberapa kali menangkap sinyal radio ultra kuat dan ultra terang hanya dalam beberapa milidetik saja. Kilatan aneh itu dikenal dengan nama Fast Radio Burst (FRBs).

Belum lama ini, ilmuwan bisa menangkap FRBs berulang kali yang melintas enam kali secara berurutan, sinyal kedua yang terlihat bisa mendukung mereka memecahkan misteri ini. Apakah sinyal itu dari alien?

2. Cincin Haumea
6 Objek Alam Semesta yang Masih Belum Terpecahkan Misterinya 

Planet kecil Haumea, planet yang mengorbit di The Kuiper Belt yang ada di luar Neptunus menunjukkan hal yang tidak biasa. Tetiba planet ini memanjang, memiliki dua bulan, dan hanya membutuhkan empat jam saja untuk menunjukkan satu rotasi. Tentu saja ini memperlihatkan jika Haumea menjadi obyek langit paling cepat di tata surya.

Misteri Haumea tidak sampai di situ, di tahun 2017, Haumea makin memperlihatkan keanehannya. Para astronom melihat cincin yang sangat tipis mengelilingi Haumea. Cincin tersebut diperkirakan hasil tabrakan di masa lalu.

3. Bulan yang mengelilingi bulan
6 Objek Alam Semesta yang Masih Belum Terpecahkan Misterinya 

Bulan mengelilingi planet adalah hal yang biasa kita dengar. Tapi bagaimana dengan bulan mengelilingi bulan?
Moonmoon adalah kejadian bulan yang mengorbit bulan. Istilah moonmoon ini diberikan netizen yang suka berselancar di dunia maya. Moonmoon juga seringkali disebut moonitos, submoons, moonettes, grandmoons, moonmoons, dan mooon.
Walaupun bulan yang mengeliling bulan masih berupa teori, namun berdasarkan kalkulasi terbaru memperlihatkan tidak ada yang mustahil dari hal ini.

4. Bintang Taby
6 Objek Alam Semesta yang Masih Belum Terpecahkan Misterinya 

Tabetha Boyajin, astronom dari Louisiana State University dan teman-temannya pertama kali melihat bintang yang belum diketahui sebelumnya. Kemudian bintang itu disebut KIC 846285 dan dijuluki bintang Taby.

Bintang ini berbeda dengan yang lain, Taby menampilkan keanehan yang masih menjadi misteri. Obyek langit ini sering kali ‘tenggelam’ sehingga tidak terlihat dengan jelas, bahkan beberapa kali hanya terlihat 22 persen saja kecerahannya. Terdapat beberapa teori hal itu terjadi, seperti megastruktur alien. Namun kini sebagian besar peneliti percaya adanya cincin debu yang tidak normal dan menimbulkan kegelapan pada bintang ini.

5. Rogue planet dengan aurora
6 Objek Alam Semesta yang Masih Belum Terpecahkan Misterinya 

Rogue planet merupakan istilah planet yang melayang di galaksi karena terlempar dari bintang induknya. Hal tersebut terjadi karena adanya gaya gravitasi. Ciri utama dari planet ini terlihat dari obyek langit yang berukuran planet dengan jarak 200 tahun cahaya.

Ciri lainnya adalah cahanya dengan daya magnet yang lebih kuat 200 kali dari Jupiter. Cahaya inilah yang menghasilkan aurora yang sangat terang dan bisa dilihat dengan teleskop radio.

6. Aliran inframerah di luar angkasa
6 Objek Alam Semesta yang Masih Belum Terpecahkan Misterinya 

Bintang neutron termasuk benda langit yang sangat padat yang terbentuk oleh bintang biasa yang mati. Seringkali, bintang ini mengeluarkan radiasi energi atau gelombang radio yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sinar-X.

Tapi pada September 2018, astronom mendapatkan aliran cahaya inframerah yang panjang. Aliran ini berasal dari bintang neutron dengan jarak 800 tahun cahaya dari planet Bumi. Hingga saat ini, penjelasan tentang penyebab aliran cahaya tersebut masih belum bisa dipecahkan oleh peneliti.