Berikut Deretan Bintang Terbesar yang Berada di Alam Semesta

Berikut Deretan Bintang Terbesar yang Berada di Alam Semesta

Berikut Deretan Bintang Terbesar yang Berada di Alam Semesta – Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya yang disebabkan oleh reaksi fusi nuklir yang menghasilkan energi yang terjadi intinya. Perlu diperhatikan bahwa ‘bintang semu’ bukanlah bintang.

Tetapi planet yang memantulkan cahaya dari bintang lain dan terlihat bercahaya di langit seperti sebuah bintang. Melihat langit malam penuh bintang menjadi pemandangan indah bagi semua orang, apalagi kalau kita melihatnya bersama pasangan. Dari Bumi, bintang-bintang hanya terlihat seperti titik-titik bercahaya.

Tapi itu karena semua bintang yang kita lihat berjarak sangat jauh dari Bumi. Pada kenyataannya, bintang di langit berukuran besar. Ada yang sebesar matahari kita, tapi lebih banyak lagi yang berukuran ratusan bahkan ribuan kali lebih besar. Sebesar apa?

1. KY Cygni
6 Bintang Terbesar di Alam Semesta, Matahari Gak Ada Apa-Apanya!

Terletak sekitar 5.000 cahaya di rasi bintang Cygnus, awalnya para astronom berpendapat jika KY Cygni memiliki 2.850 kali jari-jari matahari. Tapi pendapat ini terbantahkan, dan para ahli mengubahnya jadi 1.450 kali jari-jari matahari. Terlepas dari ukurannya, KY Cygni tetaplah bintang raksasa atau tepatnya supergiant merah yang memiliki ukuran seribu kali lebih besar dari matahari.

2. VY Canis Majoris
6 Bintang Terbesar di Alam Semesta, Matahari Gak Ada Apa-Apanya!

VY Canis Majoris merupakan bintang hypergiant atau raksasa super besar yang berada di konstelasi Canis Major. Tidak tanggung-tanggung, VY Canis Majoris memiliki ukuran antara 1.064 hingga 1.173 kali jari-jari matahari. Saking besarnya, jika matahari digantikan oleh Canis Majoris maka besarnya akan melampaui orbit Jupiter. Untungnya bintang raksasa ini berada dalam jarak 3.900 tahun cahaya dari tata surya kita. Jarak yang cukup aman untuk Bumi dan planet lainnya.

3. RW Cephei
6 Bintang Terbesar di Alam Semesta, Matahari Gak Ada Apa-Apanya!

Jika Canis Majoris sudah cukup besar, maka itu bukan apa-apa jika dibandingkan dengan RW Cephei. Bintang ini adalah hypergiant orange di konstelasi Cephus yang bisa dilihat di Bumi bagian utara.

RW Cephei memiliki ukuran sekitar 1.500 kali jari-jari matahari. Jadi bisa dibayangkan betapa besarnya bintang ini. Tapi karena RW Cephei berada 14.000 tahun cahaya dari matahari, bintang ini bukanlah ancaman bagi penduduk Bumi.

4. Westerlund 1-26
6 Bintang Terbesar di Alam Semesta, Matahari Gak Ada Apa-Apanya!

Memiliki besar sekitar 1.530 hingga 2.500 kali jari-jari matahari, Westerlund 1-26 sama seperti kebanyakan bintang lainnya, merupakan bintang hypergiant merah. Westerlund berjarak 16.000 tahun cahaya dari Tata Surya kita dan berada di sebuah gugusan bintang muda di galaksi Bima Sakti.

Dengan ukurannya yang sangat besar, Westerlund 1-26 bukanlah bintang yang aman bagi Tata Surya, karena sekali saja bintang ini menggantikan matahari, maka ia akan menelan Bumi bahkan Saturnus.

5. WOH G64
6 Bintang Terbesar di Alam Semesta, Matahari Gak Ada Apa-Apanya!

Diantara bintang raksasa lainnya, WOH G64 mungkin adalah bintang yang paling jauh dari Tata Surya karena jaraknya mencapai 170.000 tahun cahaya. Ini karena WOH G64 tidak terletak di galaksi Bimasakti melainkan, di Awan Magellan Besar yang merupakan galaksi satelit Bimasakti. WOH G64 sendiri berukuran sekitar 1.540 kali jari-jari matahari kita.

6. UY Scuti
6 Bintang Terbesar di Alam Semesta, Matahari Gak Ada Apa-Apanya!

Terakhir ada UY Scuti yang menjadi bintang paling besar yang pernah diketahui oleh manusia. Julukan ini layak di dapat oleh UY Scuti karena bintang raksasa merah ini memiliki ukuran sekitar 1.708 kali jari-jari matahari kita.

Selain ukurannya yang seribu kali lebih besar dari matahari, UY Scuti juga 100.000 kali lebih cerah dari matahari. Berbeda dengan WOH G64, UY Scuti tinggal disekitar pusat galaksi Bimasakti dan berjarak sekitar 9.400 tahun cahaya dari Bumi. Matahari kita memang cukup besar bagi Tata Surya, tapi jika dibandingkan dengan bintang lain di alam semesta, matahari jelas bukan apa-apa.

Oleh sebab itu bintang katai putih dan bintang neutron yang sudah tidak menghasilkan energi tetap disebut sebagai bintang. Bintang terdekat dengan Bumi adalah Matahari pada jarak sekitar 149,680,000 kilometer, diikuti oleh Proxima Centauri dalam rasi bintang Sentaurus berjarak sekitar empat tahun cahaya.

Bintang-bintang telah menjadi bagian dari setiap kebudayaan. Bintang-bintang digunakan dalam praktik-praktik keagamaan, dalam navigasi, dan bercocok tanam. Kalender Gregorian, yang digunakan hampir di semua bagian dunia, adalah kalender Matahari, mendasarkan diri pada posisi Bumi relatif terhadap bintang terdekat, Matahari.

Astronom-astronom awal seperti Tycho Brahe berhasil mengenali ‘bintang-bintang baru’ di langit (kemudian dinamakan novae) menunjukkan bahwa langit tidaklah kekal.