Beberapa Hal yang Terjadi Seandainya Bumi Berotasi Terbalik

Beberapa Hal yang Terjadi Seandainya Bumi Berotasi Terbalik – Rotasi Bumi merujuk pada gerakan berputar planet Bumi pada sumbunya. Bumi berputar ke arah timur, atau jika dilihat dari utara, melawan arah jarum jam. Akibat pergerakan pada sumbunya, setiap daerah di Bumi mengalami siang dan malam, walaupun dengan panjang siang dan malam yang bisa berbeda-beda.

Menurut NASA, rotasi Bumi pada porosnya diukur relatif terhadap Matahari setiap 24 jam (rata-rata) dengan kemiringan 23,45 derajat dari bidang orbitnya. Nah, gaya gravitasi rupanya sangat memengaruhi rotasi Bumi, baik itu tarik menarik antara Bumi dan Matahari, maupun Bumi dan Bulan. Ini sebabnya planet kita memiliki dua kutub sebagai ujung poros rotasinya, yakni Kutub Utara dan Kutub Selatan.

Jika Bumi berotasi, maka ia pun berevolusi. Ya, revolusi Bumi adalah pergerakan Bumi mengelilingi Matahari sesuai dengan jalur orbitnya. Well, pernahkah kamu berandai-andai kalau rotasi itu terbalik arahnya? Pada kenyataannya, Bumi memang berotasi dari barat ke timur dan ini sudah terjadi sejak awal mula terbentuknya planet ini.

Ada yang salah dengan medan magnet Bumi
Bikin Penasaran, 5 Hal yang Akan Terjadi jika Bumi Berotasi Terbalik

Hal terburuk yang bakal terjadi dengan Bumi adalah kehancuran Bumi akibat radiasi Matahari yang bisa mengoyak permukaan planet. Seperti yang kita tahu, Bumi memiliki medan magnet yang bertugas menghalau radiasi Matahari agar tidak langsung menghantam permukaan planet kita. Itu sebabnya, kamu bisa melihat aurora di zona dingin sebagai akibat “pertempuran” antara medan magnet Bumi dan radiasi Matahari.

Nah, seperti diberitakan dalam The Atlantic, ilmuwan bernama Peter Gibbs telah membuat simulasi akan hal ini. Ia berkesimpulan kalau perubahan rotasi Bumi pasti menandakan bahwa ada yang salah dengan medan magnet Bumi. Hal yang sangat mengerikan tentu akan terjadi kalau medan magnet Bumi sampai rusak dan membuatnya berotasi tidak semestinya.

Mungkin rotasi yang terbalik malah akan menjadikan Bumi lebih baik
Bikin Penasaran, 5 Hal yang Akan Terjadi jika Bumi Berotasi Terbalik

Apa mungkin Bumi jadi lebih baik jika rotasinya diputar ke arah berlawanan? Sebetulnya, tak ada yang tahu akan hal ini. Namun, kalau memang tingkat vegetasi dan oksigen merata di seluruh dunia, sepertinya hal itu bakal menjadi kabar baik bagi kita. Nyatanya, lebih banyak organisme yang suka di wilayah sejuk ketimbang kering kerontang, bukan?

Bagai dua sisi koin. Pertama, pembalikan rotasi Bumi jelas akan memperburuk kondisi di Bumi. Kedua, di sisi yang lain, pembalikan tersebut justru bisa membuat lingkungan di Bumi makin baik akibat masifnya vegetasi. Tantangannya adalah justru pada adaptasi baru yang wajib dilakukan oleh masing-masing organisme di alam.

Hutan jadi gurun dan gurun jadi hutan
Bikin Penasaran, 5 Hal yang Akan Terjadi jika Bumi Berotasi Terbalik

Jika Bumi memiliki rotasi atau pergerakan terbalik, mungkin posisi hutan dan gurun yang sudah ada juga akan terbalik. Ditulis dalam INSH World, hutan lebat di Amazon akan menjadi wilayah tandus yang dipenuhi dengan pasir. Sebaliknya, gurun yang ada di Afrika akan ditanami berbagai tumbuhan lebat layaknya hutan.

Secara umum, pertumbuhan vegetasi akan meningkat. Hal tersebut berkorelasi dengan perubahan musim yang terjadi secara intens dari waktu ke waktu. Jika boleh dikatakan, Bumi pun akan mengalami pembalikan musim, di mana yang panas akan menjadi dingin dan wilayah dingin akan menjadi gersang.

Tanaman alga makin banyak
Bikin Penasaran, 5 Hal yang Akan Terjadi jika Bumi Berotasi Terbalik

Dilansir Live Science, ada kemungkinan bahwa pertumbuhan organisme fitoplankton penghasil oksigen akan makin masif. Itu artinya, keberadaan alga sebagai sumber fitoplankton tersebut juga akan tumbuh berkali-kali lipat pada saat Bumi berotasi secara terbalik. Apakah peningkatan oksigen di Bumi menjadi kabar baik?

Kelimpahan oksigen di atmosfer Bumi bisa saja membuka peluang bagi kehidupan spesies-spesies yang baru. Bahkan, dunia ini juga akan menjadi lebih sejuk. Akan tetapi, oksigen di atas ambang normal justru bisa membuat planet kita rawan terhadap gas beracun dan kebakaran. So, hanya oksigen dengan kadar tepatlah yang bisa dijadikan syarat bagi kelangsungan hidup makhluk biologis.

Konsep retrograde akan mengubah iklim
Bikin Penasaran, 5 Hal yang Akan Terjadi jika Bumi Berotasi Terbalik

Retrograde adalah perputaran Bumi searah jarum jam, alias berkebalikan dari rotasi aslinya. Menurut Florian Ziemen, seorang ahli geologi dan meteorologi dari Institute Max Planck di Jerman, rotasi yang terbalik sudah jelas akan mengubah iklim dan cuaca. Dengan kata lain, mungkin Bumi tidak akan mengalami situasi yang sama dengan saat ini.

Menurutnya, pergerakan rotasi yang terbalik juga mengubah posisi benua dan lautan. Hal ini akan berdampak pada perubahan iklim, cuaca, arah angin, dan suhu. Namun, seburuk apa perubahan iklim tersebut? Well, sayangnya tidak ada yang tahu pasti karena simulasi hanya dijalankan pada sistem komputer.

Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam hubungannya dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam kaitannya dengan Matahari ialah 24 jam. Namun perputaran ini perlahan terus melambat karena pengaruh gravitasi bulan. Hal ini bisa dilihat dari melambatnya satu hari pada masa kini sebesar 1,78 milidetik (versi lain menyebutkan 1,78 + 0,11 milidetik) dibanding seabad yang lalu.

Revolusi Bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi matahari. Revolusi Bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi Bumi, selain perputaran Bumi pada porosnya atau disebut rotasi Bumi.

Kala revolusi Bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Sepanjang Bumi berevolusi, rotasi Bumi tidak selalu tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan berosilasi dengan kemiringan yang membentuk sudut hingga 23,50 derajat terhadap matahari. Sudut ini diukur dari garis imajiner yang membelah kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan garis khatulistiwa.