Astronom Menemukan Planet Baru yang Layak Dihuni Manusia

Astronom Menemukan Planet Baru yang Layak Dihuni Manusia -Planet atau bintang siarah adalah benda astronomi yang mengorbit sebuah bintang atau sisa bintang yang cukup besar untuk memiliki gravitasi sendiri, tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir, dan telah “membersihkan” daerah sekitar orbitnya yang dipenuhi planetesimal.

Kamu pasti sudah sering mendengar berbagai isu tentang Bumi. Banyak yang mengatakan bahwa Bumi sudah rusak, sementara manusia harus tetap bertahan hidup. Banyak ilmuwan yang menjelajah luar angkasa untuk mencari planet baru sebagai tempat tinggal selanjutnya untuk manusia.

Astronom berhasil menemukan planet baru yang layak dihuni manusia. Diperkirakan planet ini bisa mendukung kehidupan kita. Penemuan ini merupakan sebuah langkah besar bagi kemanusiaan untuk bertahan hidup.

Memiliki nama Hycean
Planet Layak Huni Baru Ditemukan, Bisakah Kita Bertahan?

Astronom dari University of Cambridge percaya jika ada kemungkinan planet lain yang bisa ditinggali oleh manusia. Penelitian ini lalu membuahkan hasil ketika mereka menemukan kandidat planet baru. Planet yang memiliki kondisi yang mirip dengan Bumi ini diberikan nama Hycean.

Melalui identifikasi, Planet Hycean ditutupi oleh lautan dan memiliki atmosfir yang kaya akan hidrogen. Dua aspek ini diketahui memiliki jumlah yang lebih besar dibandingkan planet-planet yang ditemukan sebelumnya. Aspek-aspek ini juga merupakan zat penting yang dibutuhkan oleh manusia.

Memenuhi syarat Goldilocks Zone
Planet Layak Huni Baru Ditemukan, Bisakah Kita Bertahan?

Sebuah planet dapat menjadi kandidat untuk menopang hidup manusia jika memenuhi syarat tertentu. Syarat-syarat ini disebut sebagai Goldilocks zone atau zona laik huni. Planet Hycean termasuk salah satu kandidat yang menjanjikan.

Kandidat-kandidat planet di luar sana kebanyakan memiliki suhu yang lebih panas  dan ukuran lebih besar dibandingkan Bumi. Namun, wilayah perairan planet laik huni ini memiliki kemiripan dengan zona perairan paling ekstrim di Bumi. Kemudian, perairan ini memiliki kemungkinan untuk membentuk kehidupan mikroba.

Akan diteliti lebih lanjut
Planet Layak Huni Baru Ditemukan, Bisakah Kita Bertahan?

Kandidat planet ini disebutkan memiliki kandungan air dan hidrogen yang tinggi. Namun, peneliti masih ingin meneliti lebih lanjut lagi tentang keberadaan oksigen. Peneliti juga ingin tahu apakah planet ini berada di posisi orbit yang aman dari bintangnya.

Atmosfer Bumi memiliki banyak kandungan penting selain oksigen dan ozon. Beberapa contoh kandungan lain pada atmosfer adalah metana, nitrogen oksida. Zat lain seperti klorometana dan dimetil sulfida juga bisa menjadi petunjuk kelayakan planet tersebut agar bisa ditinggali.

Akan mencari jejak kehidupan
Planet Layak Huni Baru Ditemukan, Bisakah Kita Bertahan?

Tim penelitian yang dipimpin oleh Dr. Nikku Madhusudhan ini berharap menemukan jejak kehidupan. Tim ini akan mendeteksi jejak yang ada menggunakan pengamatan spektroskop. Proses deteksi ini diperkirakan akan lebih mudah karena ukuran planet yang lebih besar dan atmosfer yang kaya akan hidrogen.

“Planet Hycean membuka pandangan baru terhadap proses pencarian jejak kehidupan,” sebut Madhusudhan dilansir laman resmi University of Cambridge. Peneliti juga mengidentifikasi potensi Planet Hycean untuk dipelajari dengan teleskop generasi terbaru.

 Terdapat beberapa kandidat planet lain
Planet Layak Huni Baru Ditemukan, Bisakah Kita Bertahan?

Tim penelitian Cambridge juga menemukan planet-planet lainnya yang memiliki kemungkinan untuk ditinggali manusia. Planet-planet ini memiliki beberapa kesamaan, seperti mengorbit bintang kerdil merah. Letak bintang ini berada di jarak 35 hingga 150 tahun cahaya.

Sejauh ini, planet yang bernama K2-18b merupakan kandidat planet yang paling memungkinkan untuk ditinggali. Tim penelitian akan mengamati planet tersebut menggunakan teleskop luar angkasa James Webb (JWST). Madhusudhan menekankan bahwa pencarian jejak kehidupan akan mengubah pandangan manusia terhadap kehidupan di alam semesta.

Jejak kehidupan yang ada di planet-planet ini akan menjadi langkah besar untuk keberlangsungan hidup manusia. Saat ini, satu-satunya cara untuk membuka misteri planet ini adalah dengan pengamatan. Masih sulit untuk mengobservasi planet secara langsung karena keterbatasan teknologi yang ada.

Ptolomeus menganggap planet mengelilingi Bumi dengan gerakan deferen dan episiklus. Walaupun ide planet mengelilingi Matahari sudah lama diutarakan, baru pada abad ke-17 ide ini terbukti oleh pengamatan teleskop  Galileo Galilei. Dengan analisis data observasi yang cukup teliti, Johannes Kepler menemukan bahwa orbit planet tidak berbentuk lingkaran, melainkan  elips.

Seiring perkembangan peralatan observasi, para astronom  mengamati bahwa planet berotasi pada sumbu miring dan beberapa di antaranya memiliki beting es dan musim layaknya Bumi. Sejak awal Zaman Angkasa, pengamatan jarak dekat oleh wahana antariksa membuktikan bahwa Bumi dan planet-planet lain memiliki tanda-tanda vulkanisme, badai, tektonik, dan bahkan hidrologi.