Alasan Mengapa Hanya Bumi yang Ditinggali Oleh Makhluk Hidup

Alasan Mengapa Hanya Bumi yang Ditinggali Oleh Makhluk Hidup

Alasan Mengapa Hanya Bumi yang Ditinggali Oleh Makhluk Hidup – Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet terbesar dari empat planet kebumian Tata Surya. Bumi terkadang disebut dengan dunia atau Planet Biru.  Bumi. Kita kenali sebagai tempat tinggal berbagai macam makhluk hidup antara lain manusia, hewan, dan tumbuhan. Entah sejak kapan ‘bola dunia’ ini tercipta di alam semesta.

Saat ini kita berada di tahun 2000-an. Namun, sejatinya bumi kita tentu telah tercipta jauh sebelum itu, jutaan atau bahkan milyaran tahun yang lalu. Penelitian tentang bumi dimulai sejak lama. Aristoteles (filsafat Yunani kuno) misalnya, melalui pemikiran dan penelitiannya, dia menyimpulkan bahwa bumi itu bulat. Teori itulah yang mendasari penelitian-penelitian berikutnya. Dia juga meneliti berbagai macam spesies yang ada di Bumi, termasuk manusia.

Berbagai teori tentang planet dan makhluk yang mungkin berada di luar planet Bumi mulai menghantui manusia. Tidak jarang manusia mempercayai makhluk luar angkasa atau yang biasa kita kenal sebagai ‘alien’. Namun, pada kenyataannya manusia belum bisa menemukan planet yang dihuni oleh ‘alien’ tersebut. Lalu mengapa hanya Bumi yang dapat ditinggali oleh makhluk hidup seperti kita di sistem tata surya?

1. Bumi mengandung banyak air dan asam amino
4 Alasan Mengapa Bumi Menjadi Planet Tempat Tinggal Makhluk Hidup

Dilansir dari National Geographic, Bumi kita terbentuk dari ledakan dahsyat sekitar 13,8 miliar tahun lalu yang dikenal dengan Teori Big Bang. Beberapa peneliti mempercayai selang 600-700 juta tahun kemudian atau sekitar 3,9-3,8 miliar tahun lalu, hujan meteor membombardir Bumi dengan membawa serta air dan asam amino dalam jumlah yang banyak.

Adanya air dan asam amino memungkinkan muncul cikal bakal kehidupan, bakteri bersel tunggal. Sejak saat itu makhluk hidup pun tumbuh semakin kompleks.

2. Adanya oksigen yang mencukupi
4 Alasan Mengapa Bumi Menjadi Planet Tempat Tinggal Makhluk Hidup

Tersedianya oksigen yang cukup tentu merupakan anugerah terindah bagi makhluk hidup seperti manusia. Apa yang akan terjadi jika makhluk hidup kekurangan oksigen? Kepunahan adalah jawaban tepatnya.

Munculnya benua super besar Pangea, yang merupakan daratan luas menyebabkan perubahan geologi, iklim, dan juga lingkungan yang parah. Letusan gunung api yang berlangsung terus menerus selama 1 juta tahun mengeluarkan lava seluas kira-kira 300 juta kilometer persegi dan menghasilkan endapan setebal lebih dari 1.750 meter. Dampaknya gas metana yang membeku dalam air laut pun mencair, memberikan dampak pemanasan global 20 kali lebih kuat dari gas CO2.

Hanya 5% populasi makhluk hidup yang bertahan. Sisanya, 95% musnah akibat kekeringan yang hebat, kekurangan oksigen, dan hujan asam yang menyebabkan tumbuhan tidak mampu bertahan.

3. Karbondioksida yang berperan penting dalam fotosintesis tumbuhan
4 Alasan Mengapa Bumi Menjadi Planet Tempat Tinggal Makhluk HidupKarbondioksida berperan penting dalam fotosintesis tumbuhan. Tumbuhan sebagai produsen pertama sangat mempengaruhi makhluk hidup lainnya. Dari tumbuhanlah, manusia dan hewan memperoleh makanan. Siklus rantai makanan berawal dari sana dan mungkin bahkan kehidupan berawal dari makhluk hidup tersebut.
4. Atmosfer yang menjadi penjaga bumi
4 Alasan Mengapa Bumi Menjadi Planet Tempat Tinggal Makhluk Hidup

Atmosphere menjadi ‘penjaga’ bumi dan juga menjaga kita semua. Memang dia tidak terlihat, bahkan bayangannya pun tidak ada. Namun lapisan tipis dan tidak terlihat tersebut menjadi penjaga yang kuat untuk melindungi seluruh makhluk hidup yang berada di Bumi dari serangan benda asing luar angkasa.

Bumi saat ini adalah satu-satunya planet yang layak huni. Planet-planet di dalam tata surya kita kecuali Bumi saat ini tidak mengandung unsur yang dapat menopang ‘kehidupan’. Tetapi bukan berarti tidak ada planet lain di luar langit sana yang mempunyai kehidupan yang sama seperti Bumi. Manusia akan selalu mempercayai keberadaan makhluk hidup seperti dirinya. Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu, dan kehidupan sudah muncul di permukaannya paling tidak sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu.

Biosfer Bumi kemudian secara perlahan mengubah atmosfer dan kondisi fisik dasar lainnya, yang memungkinkan terjadinya perkembangbiakan organisme  serta pembentukan lapisan ozon, yang bersama medan magnet Bumi menghalangi radiasi surya berbahaya dan mengizinkan makhluk hidup mikroskopis untuk berkembang biak dengan aman di daratan. Sifat fisik, sejarah geologi, dan orbit Bumi memungkinkan kehidupan untuk bisa terus bertahan.